Berita Terkini: Kejaksaan Siapkan Kasasi Usai La Nyalla Dinyatakan Bebas !

0
355
Berita Terkini: Kejaksaan Siapkan Kasasi Usai La Nyalla Dinyatakan Bebas !
Copyrigt©Tribunnews

Kejaksaan Siapkan Kasasi Usai La Nyalla Dinyatakan Bebas !

Indowarta.com – Majelis hakim pada pengadilan Tipikor telah menjatuhkan vonis bebas kepaa mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti. Putusan itu dikeluarkan hakim karena La Nyalla tidak terbukti melakukan korupsi.

Hakim Sumpeno mengatakan, mengadili mentyatakan terdakwa La Nyalla Mahmud Mattalitti tidak terbukti secara sah meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Kedua, membebaskan terdakwa dari kedua dakwaan.

Atas putusan bebas itu, Sumpeno meminta agar terdakwa La Nyalla segera dikeluarkan dari tahanan. Selain itu, Jaksa juga diminta untuk segera memulihkan harkat dan martabat dari la Nyalla. Pertimbangan hakim untuk memberikan vonis bebas itu karena dakwaan JPU tidak dapat dibuktikan secara hukum segingga terdakwa harus dibebaskan.

Berita Terkini: Kejaksaan Siapkan Kasasi Usai La Nyalla Dinyatakan Bebas !
Copyrigt©Tribunnews

Diketahui sebelumnya, La Nyalla didakwa oleh JPU melakukan korupsi hbah yang diberikan oleh Pemprov Jatim kepada kadin Jatim pada periode 2011-2014 senilai Rp 48 miliar.

Menanggapi vonis bebas yang diberikan itu, Jaksa Agung HM prasetyo mengatakan bahwa kejaksaan akan menentukan sikap. Dia akan mengajukan kasasi. Jaksa yang menangani juga sudah tahu langkah apa yang diambil, jadi pihaknya berharap jaksa tidak patah semangat.

Selain itu Kejaksaan Tinggi Jawa timur Maruli Hutagalung juga mengatakan bahwa pihaknya mempertimbangkan untuk mengajukan kasasi. Maruli enggan untuk berkomentar banyak karena belum membaca secara lengkap keputusan majelis hakim.

Maruli yakin dakwaan dan tuntutan yang dijatuhkan oleh JPU membuktikan bahwa adanya tindak pidana yang dilakukan oleh La Nyalla. Kejaksaan memiliki waktu 14 hari untuk menentukan sikap apakah akan mengajukan kasasi atau menerima putusan.

Jaksa menilai kalau mantan Ketua Umum PSSI itu telah terbukti melawan hukum memperkaya dirinya sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan Negara. Atas tindakannya itu dia dituntut enam tahun penjara oleh jaksa penuntun umum ari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Selain itu dia dituntut untuk membayar denda Rp 500 juta subside enam bulan kurungan. Jaksa juga menuntutnya untuk membayar uang pengganti Rp 1,1 miliar atau pidana penjara 3 tahun 6 bulan.

Baca Juga Berita Terkini: Berikut Agenda Presiden Jokowi Saat Kunjungan Kerja di NTT !

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here