Gara-gara Pilot ‘Nglantur’ Penerbangan Citilink Jadi Delay, Mabuk?

0
596
Citilink
Copyrigt©pegipegi

Gara-gara Pilot ‘Nglantur’ Penerbangan Citilink Jadi Delay, Mabuk?

Indowarta.com– Penerbangan Citilink dari Surabaya ke Jakarta pada pagi hari ini sempat mengalami delay. Hal ini disebabkan oleh pilot yang pada saat itu telah datang terlambat dan juga ngelantur di pesawat.

Pada hari Rabu 28 Desember 2016 Vice President Corporate Communication Citilink Benny Butarbutar ketika dikonfirmasi mengatakan “Benar Citilink penerbangan Surabaya-Cengkareng mengalami keterlambatan karena pilot yang datang terlambat. Dan kami mendapatkan laporan yang bersangkutan ngelantur”.

Tim Citilink lantas segera melakukakn tindak lanjut begitu telah mendapatkan laporan tersebut. mereka telah melakukan pemeriksaan terhadap pilot yang terlambat itu. Selain itu juga dilakukan penggantian pilot. Benny mengatakan bahwa penerbangan ini sempat mengalami delay selama 1 jam lima menit.

Citilink
Copyrigt©utiket

Di dalam jadwalnya, pesawat dengan nomor penerbangan QG 800 ini sedianya akan terbang pada pukul 05.00 WIB. Karena insiden yang tidak diinginkan itu, pesawat baru berangkat pada pukul 06.00 WIB.

Benny mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kepada para penumpang yang sudah memberikan masukan kepada Citilink. Hal ini memang sudah merupakan prosedur dari Citilink apabila ada kejadian itu maka pilot akan segera dilakukan pemeriksaan.

Terkait dengan pilot yang ngelantur ini, pihak Citilink telah memberikan tindakan yang tegas. Dalam hal ini pilot memang tidak terbukti dalam keadaan mabuk, namun sang pilot tetap akan diberikan sanksi karena sikapnya yang dinilai tidak profesional.

Benny menyebutkan bahwa sanksi yang diberikan ini karena sang pilot tidak bisa bersikap profesional. Namun pada saat ini Benny masih belum memberikan informasi yang detil mengenai sanksi yang akan diberikan untuk sang pilot yang ngelantur ini. Ada beberapa pilihan yang akan bisa diambil terkait dengan insiden ini.

Benny menyebutkan bahwa sang pilot bisa saja akan dikenai surat peringatan keras atau bahka pemberhentian sementara waktu. Berdasarakan dari pemeriksaan tes urin yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sang pilot ngelantur karena gugup telah datang terlambat. Hasil tes urin pertama hasilnya negatif

baca juga :

Berita Terkini: Jokowi Tuding Serangan Tenaga Kerja China Adalah Fitnah !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here