Berita Terkini: Presiden Jokowi Himbau Media Online Penyebar Berita Kebohongan Harus Dievaluasi !

0
970
Berita Terkini: Presiden Jokowi Himbau Aparat Jangan Ragu Untuk Tindak Tegas Ormas Meresahkan !
Copyright ©Pojok Satu

Jokowi Minta Galakkan Kampanye Penggunaan Media Sosial Yang Bermanfaat

indowarta.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi  meminta agar berita yang dimuat dalam media online lebih dievaluasi lagi. Hal ini disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas (ratas).

Seperti yang dikutip dari pernyataannya hari ini Kamis 29 Desember 2016. ‘kita harus evaluasi media online yang sengaja memproduksi berita bohong, tanpa sumber yang jelas, dengan judul provokatif, mengandung fitnah’.

Jokowi meminta agar kepolisian lebih menegakkan hukum terhadap pemilik akun media sosial yang memuat konten berita kebohongan, provokatif, fitnah, atau ujaran kebencian. Jokowi menambahkan ‘Sekali lagi, ini bukan budaya kita, bukan kepribadian kita. Jangan sampai kita habis energi untuk hal seperti ini. saya minta yang pertama penegakan hukum harus keras dan tegas untuk hal ini’.

WAJIB BACA :  Ketika Megawati Lakukan Pertemuan Tertutup dengan Jokowi di Batu Tulis!

Terhitung saat ini terdapat 132 juta pengguna internet aktif di Tanah Air. Atau sekitar 52 % dari penduduk yang ada. Mereka menggunakan ponsel dalam mengakses internet selama 3,5 jam setiap harinya.

Reshuffle Kabinet
Copyrigt©tribun

Berdasarkan data tersebut, Jokowi meminta agar perkembangan teknologi informasi diarahkan dan dimanfaatkan ke arah yang positif. Yaitu ke arah kemajuan bangsa Indonesia.

Rapat Terbatas yang dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Wakil Polisi Komjen  Syafruddin, dan Kabareskrim Komjen Ari Dono. Selain itu juga dihadiri Menteri Koordinator politik hukum dan Keamanan Wiranto, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri komunikasi dan informatika Rudiantara, dan menteri lainnya.

Selain berdampak positif, media sosial juga mempunyai dampak negatif. Seperti dalam pernyataannya ‘seperti yang kita lihat akhir- akhir ini banyak berseliweran informasi yang meresahkan, mengadu domba, yang memecah belah.’

WAJIB BACA :  Prabowo Lawan Sebanding Jokowi!

Menurut mantan walikota Solo ini, harus ada gerakan masif untuk memberikan edukasi, sehingga masyarakat dapat memakai media sosial dengan baik. Adanya kampanye tentang pemakaian media sosial yang baik juga sangat diperlukan, sehingga masyarakat tahu bagaimakan berkomunikasi yang baik melali media sosial, beretika, berproduktif, dan berbasis pada nilai budaya.

baca juga :

Berita Terkini: Presiden Jokowi Bantah Adanya Isu Reshuffle Kabinet Jilid III !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here