Berita terkini: Kronologi Lengkap Terbitnya Supersemar 1966, Keberadaan Dokumen Masih Misterius !!

0
3669
Berita terkini: Kronologi Lengkap Terbitnya Supersemar 1966, Keberadaan Dokumen Masih Misterius !!

Berita terkini: Kronologi Lengkap Terbitnya Supersemar 1966, Keberadaan Dokumen Masih Misterius !!

Indowarta.comSupersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) merupakan peristiwa yang fenomenal di Indonesia, dan tepat pada hari Jum’at (11/03/2016) ini merupakan 50 tahun lahirnya peristiwa ini. Dan berikut adalah kronologi peristiwa bersejarah tersebut.

Hari Jum’at 11 maret 1966 di Istana Bogor tepatnya pukul 13.00 WIB lalu terdengar sebuah gemuruh dari helikopter yang mendarat di lapangan istana, ternyata mereka adalah 3 orang jenderal angkatan darat (AD) yang datang ke istana untuk menemui Presiden Soekarno waktu itu.

Ada yang mengatakan juga mereka datang menggunakan mobil jeep yang dikemudikan oleh Brigjen Muhammad Yusuf  yang saat itu sedang menjabat sebagai Menteri Perindustrian. Dan dua jenderal selanjutnya adalah Mayjen Basuki Rachmat yang menjabat sebagai Menteri Veteran dan Demobilisasi serta Brigjen Amir Mahmud sebagai Panglima Kodam Jaya.

Berita terkini: Kronologi Lengkap Terbitnya Supersemar 1966, Keberadaan Dokumen Masih Misterius !!

Ketika para jenderal itu datang, Presiden Soekarno sedang istirahat di istananya. Memang saat itu bukan hari yang membahagiakan bagi Seekarno, tidak seperti biasanya dia datang menuju ke Istana Bogor lebih awal pada hari itu. Soekarno pergi meninggalkan rapat kabinet dan pergi menuju ke istana dengan tergesa-gesa.

Sebelum datang menemui Soekarno, 3 jenderal tersebut sebelumnya telah menmui Soeharto yang sedang sakit di Jalan Haji Agus Salim, Jakarta. Saat itu Soeharto telah diangkat menjadi Panglima Pemulihan Kemanan dan Ketertiban oleh Soekarno.

Soeharto menitip pesan kepada ketiga jenderal tersebut untuk disampaikan kepada Soekarno, dia berbesan jika Soeharto bersedia memikul tanggung jawabnya  jika berdasarkan Tritura. Pada saat itu 3 jenderal ini telah menyampaikan pesan yang dititipkan oleh Soeharto yakni mereka ingin Soekarno memberikan wewenang penuh kepada Soeharto mengamankan kondisi negara.

Dalam peristiwa itu sempat terjadi ketegangan hingga saling menodongkan senjata para jenderal tersebut, dikarenakan berbagai desakan akhirnya Soekarno menandatangani surat kewenangan Soeharto tersebut sehingga terjadilah peritiwa Supersemar ini.

Namun hingga kini, keberadaan Supersemar ini masih misteri, pasalnya secarik surat yang meninggalkan banyak sejarah itu sudah lenyap tak tersisa, tidka ada yang tau dimana dan dipegang oleh siapa hingga saat ini. Dan bahkan ada juga pihak yang meragukan kebenaran adanya secarik kerta tersebut.

Dan kini setalh hari jum’ay penuh misteri tersebut kita hanya mendapati yang ada di buku sejarah tentang adanya cerita kontroversial tersebut.  Setengah abad kejadian Supersemar, hingga saat ini masih mencari kertas yang telah di tandatangani oleh Presiden Soekarno sang Proklamator.

baca juga : Akun FB gubernur pemprov bali palsu hebohkan warga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here