Artis Gading Marten dan Gisel Ikut Terjaring Razia di Kemang !

0
1092
Artis Gading Marten dan Gisel Ikut Terjaring Razia di Kemang !
Copyright©Instagram/@gadiiing

Artis Gading Marten dan Gisel Ikut Terjaring Razia di Kemang !

Indowarta.com – Polisi bersama dengan aparat terkait telah melakukan operasi cipta di penghujung tahun ini, yang menyasar penyalahgunaan obat terlarang di wilayah Jakarta Selatan. Sebanyak 16 orang diamankan kerena positif menggunakan obat terlarang.

Hal itu dikatakan oleh kombes (Pol) Nico Afinta, pihaknya telah melaksanakan operasi bersama dengan BNN, Pom TNI, Dir Narkoba Bareskrim beserta dengan jajarannya di dua tempat yaitu Venue dan Parc 19 Kemang, Jakarta Selatan. Dari 2 tempat itu polisi melakukan tes urine kepada 240 tamu.

Dalam operasi tersebut ada 8 orang yang positif di Parc dan 8 orang yang positif lainnya di Venue, jadi total keseluruhan menjadi 16 orang, terang Nico.

Bagi yang positif menggunakan obat terlarang, maka pihak kepolisian akan bekerja sama dengan BNN untuk melakukan assessment. Nantinya, hasil dari assessmentitu akan berpengaruh pada pongembangan barang haramyang telah digunakan.

Artis Gading Marten dan Gisel Ikut Terjaring Razia di Kemang !
Copyright©lensapost

Dalam razia itu Nico mengatakan bahwa ada pasangan artis Gading Marten dan Gisel yang sempat terjaring razia operasi cipta kondisi di sebuah Kafe Bistro Parch 19, kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat, 30 Desember 2016.

Kemudian Gading Marten dan Gisel disuruh petugas kepolisian untuk melakukan tes urine di sebuah mobil BNN sekira pukul 00.45 WIB. gading juga meminta awak media untuk tidak memotret saat ia dan istrinya terjaring razia.

Usai menjalani tes urine, Gading Marten dan Gisel langsung meninggalkan lokasi karena tidak terbukti menggunakan obat terlarang apapun.

Pihak kepolisian sendiri mengimbau pemilik tempat dan pengusaha hiburan untuk selalu melakukan upaya-upaya penecegahan penggunaan obat terlarang di lingkungannya. Hasil dari razia kali ini menunjukkan peredaran obat terlarang semakin menurun.

Nico mengatakan pihaknya mengapresiasi karena dari kualitas dan kuantitas adanya kesadaran untuk menjauhu obat terlarang. Kedepannya, pihaknya akan ikut sertakn pelaku usaha supaya mau memerangi ini.

Operasi ini masih akan berlangsung di setiap daerah hingga 3 Januari 2017 mendatang. Hal ini dilakukan karena permintaan obat terlarang mengalami kenaikan menjelang pergantian tahun.

Baca Juga Walau Masih Muda Belia, Elsya Agnesya Kalangi Telaten Rawat 3 Buah Hati Almarhum Dodi Triono !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here