Berita terkini: Pencuri Kabel Gorong-gorong Berprofesi Pemulung, Begini Aksi Mereka Bertahan Hingga 2 Hari di Dalam!!

0
1181
Berita terkini: Pencuri Kabel Gorong-gorong Berprofesi Pemulung, Begini Aksi Mereka Bertahan Hingga 2 Hari di Dalam!!

Berita terkini: Pencuri Kabel Gorong-gorong Berprofesi Pemulung, Begini Aksi Mereka Bertahan Hingga 2 Hari di Dalam!!

Indowarta.com – Misteri tentang siapa sebenarnya pelaku pencuri kabel gorong-gorong di dekat istana, tepatnya di daerah Jalan Medika Merdeka Selatan terungkap sudah. Pelaku pencurian kabel ini berjumlah 6 orang dan semuanya memiliki profesi sebagai pemulung.

Kaploda Metro Jaya, Irjen Polisi Tito Karnavian mengatakan jika ke enam pelaku ini nekat mencuri kabel di bawah tanah karena memanfaatkan kelalaian oleh pihak pemilik kabel tersebut. Kabel Gorong-gorong tersebut merupakan milik dari sebuah instansi yang memang dibiarkan di situ saja, lantaran untuk biaya pengankatan kabel tersebut cukup mahal.

Selain itu, instansi tersebut juga menganggap jika kabel itu tidak memiliki nilai ekonomis lagi, sehingga kabel tersebut di biarkan di dalam gorong-gorong tersebut. Maka dari itu, para pemulung inu telah mengambil kabel itu yang nantinya bisa di jual kembali.

Berita terkini: Pencuri Kabel Gorong-gorong Berprofesi Pemulung, Begini Aksi Mereka Bertahan Hingga 2 Hari di Dalam!!

Tito juga mengatakan jika pencurian kabel ini sudah berjalan sejak 8 bulan yang lalu, dalam satu mereka bisa menghasilkan banyak keuntungan. Didalam kabel terdapat berbagai bahan, seperti timah,tembaga dan besi. Kalau tembaga satu kilo mencapai Rp40 ribu, sedangkan timah harganya Rp 12 ribu per kilo.

Kabel gorong-gorong yang dianggap sudah tidak memiliki nilai jual lagu bagi instansi, namun bagi para pemulung itu adalah sebuah emas yang melimpah dan bisa di uangkan lagi. Dalam melakukan pencurian kabel gorong-gorong ini, dari ke enam orang pelaku tersebut mereka memiliki perang masing-masing.

Lima orang memasuki gorong-gorong untuk melakukan eksekusi, sementara satu orang bertugas untuk diatas jalanan menunggu. Dalam mencuri kabel gorong-gorong ini mereka mulai operasi pada saat malam hari dan pulang pada saat malam selanjutnya. Didalam gorong-gorong tersebut, mereka diharuskan bertahan dalam waktu 10 jam hingga paling lama dua hari.

Cara kerja mereka cukup rapi, yakni dengan cara masuk melalui lubang air yang terbuka di Jalan Medan Merdeka Selatan, lalu mereka menggunakan linggis untuk membongkar dinding gorong-gorong hingga menemukan kabel tersebut.

baca juga : kulit kabel sumbat gorong-gorong diduga milik pln dan telkom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here