Berita Terkini: Tiga Tersangka Kasus Suap Bakamla Akan Diperpanjang Masa Tahanannya !

0
645
Bakamla
Copyright©deliknews

Kasus Suap Bakamla Menyeret Direktur Data dan Informasi Badan Keamanan Laut RI

indowarta.com– Terkait kasus suap Bakamla (Badan Keamanan Laut Republik Indonesia), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan perpanjangan masa penahanan terhadap tiga tersangka suap.

Mereka adalah Eko Susilo Hadi, Muhammad Adami Okta, dan Hardy Stefanus. Masa penahanan tiga tersangka ini rencananya akan diperpanjang selama empat puluh hari kedepan.

Seperti yang diungkapkan Juru Bicara KPK Febri Diansyah. “perpanjangan penahanan tahanan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 40 hari. Hal ini akan dimulai tanggal 4 Januari sampai 12 Februari 2017.

Ketiga tersangka Kasus Suap Bakamla tersebut adalah Deputi Bidang Informatika Hukum dan Kerja Sama Bakamla Eko Susilo Hadi. Sedangkan karyawan PT Merial Esa (MEI) adalah Muhammad Adami Okta dan Hardy Stefanus. Polisi juga menetapkan Fahmi Darmawansyah Direktur Utama PT Merial Esa Indonesia (MEI) sebagai tersangka.

Berita Terkini: OTT Pejabat Bakamla, 7 Pejabat Ini Kena Ciduk KPK !
Copyright © Viva

Mereka memberikan penyuapan sebesar 2 miliar rupiah kepada Eko Hadi Susilo. Tetapi ketika Operasi Tangkap Tangan (OTT), Fahmi tidak bersama mereka. Ia sedang berada di Belanda untuk menjalani pengobatan. Setelah kembali ke Indonesia barulah Direktur MEI ini ditetapkan sebagai tersangka.

Dana sebesar dua miliar rupiah terkait Kasus Suap Bakamla ditemukan petugas KPK. Diduga kuat ada hubungannya dengan proyek pengadaan alat monitoring satelit di Bakamla. Hal ini berhasil diungkapkan oleh Agus Rahardjo selaku ketua KPK.

Dana proyek sebesar 200 miliar rupiah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016. Dalam kasus ini, Ketua Deputi Bidang Informatika dan Hukum menjadi pelaksana tugas Sekretaris Utama Bakamla. Eko berwenang menjadi kuasa penggunaan anggaran proyek satelit.

Sementara itu, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI juga sudah menetapkan tersangka Laksamana Pertamana Bambang Udoyo pada kasus ini. dimana Bambang adalah Direktur Data dan Informasi Badan Keamanan Laut RI.

Bambang ditetapkan menjadi tersangkan setelah diperiksa. Penyidik juga memeriksa beberapa saksi. Hal ini disampaikan Dodik Wijanarko sebagai Komandan Puspom TNI.

baca juga :

Berita Terkini : Tertangkap OTT KPK Terkait Suap 2 Milliar, Deputi Bakamla Eko Susilo Resmi Jadi Tersangka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here