Berita Terkini: JPMorgan Sengaja Permainkan Indonesia Dengan Cara Ini ?

0
855
Berita Terkini: JPMorgan Sengaja Permainkan Indonesia Dengan Cara Ini ?
Copyrigth©NewyorkTimes

Berita Terkini: JPMorgan Sengaja Permainkan Indonesia Dengan Cara Ini ?

Indowarta.com – Kementrian Keuangan Indonesia secara resmi memutus kontrak dengan JPMorgan Chase Bank. Bank yang berasal dari Amerika Serikat tersebut saat ini sudah tidak bekerjasama lagi dengan pemerintah Indonesia.

Menurut Schneider Siahaan, selaku Direktur Strategi dan Protofolio Utang Ditjen PPR, pihak pemerintah RI memutus kontrak dengan JPMorgan karena mereka merasa telah dipermainkan. Selama ini, posisi dari JPMorgan sendiri sangat strategis sebagai dealer utama dalam penjual surat utang untuk Pemerintah Indonesia.

Dan ia berpendapat, jika seharusnya riset yang telah diterbitkan itu mampu mengarahkan investor untuk membeli surat utang ke Indonesia, bukan sebaliknya. Dari ini Schneider melihat jika sepertinya JPMorgan ini tengah mencari kauntungan 2 kali lipat dalam bisnisnya.

“Itu dia conflict of interest-nya. Dia agen primary dealer, khan harus bisa mencari pembeli SBN, kok malah rekomendasi jual, mana mau investor beli. Kan kita yang rugi. Di balik itu diam-diam dia beli SBN dengan murah lalu jual lagi. Kan kita jadi mainan dia saja,” ungkap dari Schneider saat dikonfirmasi oleh laman detik.

Berita Terkini: JPMorgan Sengaja Permainkan Indonesia Dengan Cara Ini ?
Copyrigth©NewyorkTimes

Dengan begini, maka pemerintah menduga jika JPMorgan telah sengaja memberi peringkat rendah pada surat utang pemerintah, sehingga agar para investor ini tidak berminat atau bahkan melepaskannya. Setelah itu, pihak JPMorgan menampung surat utang yang telah dilepas oleh para onvestor tadi, disimpan dan akan dilepas lagi nanti untuk meraup keuntungan lagi.

Diketahui, jika JPMorgan ini bukan pertama kalinya menurunkan peringkat utang dari RI. Sebelum melakukan riset pada 13 November 2016 lalu, JPMorgan pernah mengeluarkan riset pada tahun sebelumnya dan menyarankan para investor untuk melepas kepemilikan surat utang dari pemerintah Indonesia.

Sebelumnya pihak dari pemerintah Indonesai cukup baik karena memberikan peringatan saja. Namun peringatan dari pihak pemerintah tidak di indahkan, dan diulangi lagi oleh JPMorgan, sebagai langkah akhir maka pemerintah pun memutus kontrak dengan mereka.

Baca juga : Diduga JP Morgan Melemahkan Stabilitas Keuangan Negara!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY