Berita terkini: Demo Sopir Taksi Bakal Pilih Ahok Jadi Gubernur Jika Hapus Aplikasi, Ahok “Gue Bakal Kandangin Uber dan Grab” !!

0
1493
Berita terkini: Demo Sopir Taksi Bakal Pilih Ahok Jadi Gubernur Jika Hapus Aplikasi, Ahok

Berita terkini: Demo Sopir Taksi Bakal Pilih Ahok Jadi Gubernur Jika Hapus Aplikasi, Ahok “Gue Bakal Kandangin Uber dan Grab” !!

indowarta.comDemo sopir taksi pagi masih berlanjut, para sopir taksi ini melakukan aksinya di depan balai kota DKI Jakarta dan meratap pada Ahok terkait masalah mereka. Demo sopir taksi mereka meminta tolong kepada Ahok untuk menutup aplikasi yang digunakan oleh uber dan grab car, yang di anggap telah meruigikan mereka saat ini.

Bahkan dalam aksinya, para sopir taksi ini bahkan berjanji akan mendukung Ahok kembali dalam Pilkada 2017 mendatang jika mampu membantu menangani masalah ini.

Demo sopir taksi ini telah mereka lakukan di 3 titik, yakni masing-masing di Istana Negara, Balai Kota DKI serta Kantor Komenkominfo pada pagi tadi. Mereka menyampaikan protees kepada Presiden RI Joko Widodo beserta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentang maraknya saat ini angkutan dari plat hitam yang telah dilengkapi oleh pera perusahaan jasa aplikasi, sehingga menjadikan para sopir taksi ini kehilangan para penumpangnya.

Berita terkini: Demo Sopir Taksi Bakal Pilih Ahok Jadi Gubernur Jika Hapus Aplikasi, Ahok "Gue Bakal Kandangin Uber dan Grab" !!

Terkait demo sopir taksi ini, Ahok sendiri merespon jika seharusnya penyedia jasa taksi online seperti Grab dan Uber harus terdaftar di Dinas Perhubungan dan Transportasi. Sehingga para penyedia jasa online tersebut mau membayar pajak untuk kendaraan umum, dan u7ntuk plat kendaraanya sendiri harus menggunakan plat kuning serta diberikan sticker khusus sebagai kendaraan umum.

Namun jika pihak dari penyedia jasa tetap bersikukuh dengan pendiriannya tidak ingin menggunakan palt kuning, maka status mobil kendaaran yang digunakan adalah mobil sewaan atau rental yang tetap diharuskan membayar pajak.

Ahok juga menjelaskan, jika dalam operasionalnya Grab dan Uber memiliki penyelewengan, karena perseorangan tetap bisa menegemudi  taksi tanpa adanya pajak khusu kendaraan umum. Pasalnya karena kedua perusahaan tersebut menggunakan mobil pribadi serta masih menggunakan plat hitam sehingga tidak bisa sembarangan ditindak.

Dan untuk mengatasi masalah seperti ini, Ahok bakal melakukan jebakan untuk menjerat pengemudi dan juga mengandangkan armadanya.

baca juga : demo sopir taksi dinilai pengguna sosial media sebagai kalah teknologi dan kurangnya respon pemerintah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here