Berita Terkini: Iuran BPJS Disunat Lagi, Ahli Waris Bakalan Tak Dapat Apa-apa !

0
559
Berita Terkini: Iuran BPJS Disunat Lagi, Ahli Waris Bakalan Tak Dapat Apa-apa !
Copyrigth©Pixabay

Berita Terkini: Iuran BPJS Disunat Lagi, Ahli Waris Bakalan Tak Dapat Apa-apa !

Indowarta.com – Telah terjadi penggelapan uang iuran BPJS Ketenagakerjaan didaerah Medan, Sumatera Utara. Seorang ahli waris dari kepala lingkungan tersebut tidak bisa mencairkan JHT (Jaminan Hari Tua) dari orang tuanya yang sudah meninggal.

Alasannya, iuran dari kepala lingkungan itu selama ini tidak pernah dibayarkan selama 18 bulan, padahal semasa ia bertugas sebagai kepala lingkingan, honor orang tuanya sudah dipotong Rp 116.000 setiap bulan untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Setelah itu, sumber tersebut mengadukan kepada redaksi Jawa Pos yang ada di Sumut beberapa waktu lalu. Sumber mengatakan jika selama ini honor orangtuanya sudah dipotong Rp 116 ribu perbulan dari pihak Kecamatan sebagai iuran BPJS Ketenagakerjaan miliknya. Dan dia meminta kepada Wali Kota Medan untuk bisa mengatasi masalah ini, karena memang setiap bulan gaji orang tuanya sudah dipotong untuk membayar iuran.

Berita Terkini: Iuran BPJS Disunat Lagi, Ahli Waris Bakalan Tak Dapat Apa-apa !
Copyrigth©Pixabay

Semenatra itu, Ali Sipahutar selaku Camat Medan Area menngatakan, jika untuk pemberian honor kepala lingkungan sudah diambil alih langsung oleh bendahara kepala lingkungan yang telah bersangkutan. Dia juga sudah menyuruh Kasubag Keuangan untuk segera melakukan pengecekan BPJS Ketenagakerjaan terkait penyetoran iuran kepala lingkungan.

Lalu, Rangga sebagai Kasubbag Keuangan Kecamatan Medan Area juga telah mengungkapkan, jika dirinya setiap bulan juga sudah menyetorkan oang iuran BPJS Ketenagakerjaan kepala lingkungan yang berada di Kecamatan Medan Area, iuran ini diambil dari gaji kepala lingkungan. Dirinya juga bingung kenapa sampai masalah ini bisa muncul ke publik, padahal dia selalu menyetorkan iuran setiap bulan.

Di tempat lain, Zein Noval yang menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdako Medan, mengaku jika dia sama sekali tidak tahu tentang iuran BPJS Ketenagakerjaan ini. dan ia berpendapat jika peristiwa ini adalah tanggung jawab dari pihak Kecamatan Medan Area tersebut.

 

Baca juga : Iuran BPJS Ketenagakerjaan Akan Dinaikkan Jadi 6 Persen !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY