Berita Terkini: Rachmawati Soekarnoputri Kirim Dana Rp 300 Juta Kepada Alvin untuk Logistik Massa ke MPR DPR ?

0
1003
Rachmawati Soekarno Putri
Copyright©era-m

Berita Terkini: Rachmawati Soekarnoputri Kirim Dana Rp 300 Juta Kepada Alvin untuk Logistik Massa ke MPR DPR ?

Indowarta.com– Polisi kini telah berupaya untuk melacak aliran dana dari para tersangka makar yang diduga akan digunakan untuk aksi ke MPR/DPR. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan bawha dana tersebut telah mengalir dari Rachmawati Soekarnoputri ke Alvin Indra Al Fariz. Pada saat dikofirmasi pada hari Senin 9 Januari 2017, Argo mengatakan “”Rachmawati cairin deposito Rp 300 juta, dikirim ke rekening Alvin Indra”.

Argo mengatakan bahwa uang tersebut berasal dari rekening Rachmawati. Namun masih belum ditelusuri asal usul dari uang tersebut dari mana hingga sampai ke rekening Rachmawati. Dalam menelusuri transaksi para tersangka makar ini, Polisi telah berkerjsamsa dengan Pusat Pelaporan dan Analisi Transaksi Keuangan atau PPATK.

Argo mengatakan bahwa bahwa uang itu untuk logistik makan minum massa yang akan melakukan unjuk rasa di gedung DPR dan MPR. Hingga saat ini masih belum ada tanggapan dari Rachmawati ataupun Alvin terkait dengan pernytaan dari Argo ini. Pada tanggal 2 Desember yang lalu Rachmawati dan Alvin telah ditangkap oleh polisi. Alvin Indra Al Fariz ini merupakan salah satu aktivis organisasi buruh.

Rachmawati
Copyrigt©dakwatuna

Kini mereka berdua telah dijerat dengan Pasal 107 KUHP mengenai makar juncto Pasal 110 KUHP mengenai pemufakatan jahat juncto Pasal 87 KUHP tentang permulaan pelaksanaan makar.

Sementara itu Juru Bicara Rachmawati Soekarnoputri yakni Teguh Santosa telah membenarkan keterangan polisi bahwa pengiriman uang sebesar Rp 300 juta ke Alvin. Hal ini diduga untuk membiayai aksi unjuk rasa ke MPR/DPR pada tanggal 2 Desember 2016 yang kemarin.

Teguh menjelaskan bahwa pemberian yang itu berkaitan juga dengan partai politik Rachmawati dan massa Alvin. Teguh menjelaskan bahwa Alvin merupakan ketua ormas yang bernama Gerbang Nusantara. Mantan anggota dari Partai Pelopor yang merupakan bersutan dari Rachmawati ini memang sebagian besar anggota dari ormas Gerbang Nusantara. Partai pelopor telah mati karena tidak bisa ikut Pemilu.

baca juga :

Berita Terkini: Bupati Katingan Terancam 9 Bulan Penjara Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY