Berita Terkini: Menelisik Kasus UU ITE yang Menjerat Ade Armando, Mirip dengan Kasus Ariel Noah ?

0
483
Berita Terkini: Menelisik Kasus UU ITE yang Menjerat Ade Armando, Mirip dengan Kasus Ariel Noah ?
Copyrigth©ketemulagi

Menelisik Kasus UU ITE yang Menjerat Ade Armando, Mirip dengan Kasus Ariel Noah ?

Indowarta.com – Kini Polda Metro Jaya telah menetapkan Ade Armando sebagai tersangka terkait dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pakar Hukum Pidana dari Universits Islam Indonesia (UII) Muzakir,menyatakan jika cuitan Ade di media sosial twitter memang agak vulgar.

Namun, ia juga menghargai pendapat dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politilk Universitas Indonesia tersebut. menanggapi hal tersebut Muzakir menjelaskan, jika sebenarnya UU ITE bukanlah hal baru, namun lantaran dampak ITE sangat luar biasa, maka ancaman pidananya dinaikkan.

Menurut Muzakir, walaupun cuitan Ade Armando tersebut sudah ia tulis sejak tahun 2015 lalu, namun dapat diunggah lagi oleh siapapun dan kapan pun., sehingga menimbulkan kekhawatiran. Ia juga menambahkan jika kasus tersebut dapat dibandingkan dengan kasus Ariel Noah, meskipun sudah lama namun bisa di upload ulang.

Berita Terkini: Menelisik Kasus UU ITE yang Menjerat Ade Armando, Mirip dengan Kasus Ariel Noah ?
Copyrigth©Eramuslim

Sebelumnya Ade juga pernah menulis tentang ‘sumpah mubahalah’ untuk membela calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dituduh telah menistakan Surat Al-Maidah ayat 51.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya masih melakukan pengembangan, apakah dalam cuitan Ade Armando di media sosial tersebut terdapat substansi penistaan agama. Sebenarnya kasus tersebut telah dilaporkan oleh seorang warga bernama Johan Khan sejak tahun 2016 lalu.

Johan Khan juga meminta agar dosen komunikasi UI tersebut segera ditahan. Penahanantersebut menyusul dengan penetapan Ade sebagai tersangka. Polisi memang telah menetapkan Ade sebagai tersangka terkait dengan dugaan pelanggaran ITE.

Seperti yang telah diketahui dalam akun Twitternya Ade menuliskan, “Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-auyat-Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, China, Hiphop, Blues”.

Sehingga menurut Johan, Ade juga dikenakan pasal tentang penodaan Agama yakni Pasal 156 a dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Namun dalam kesempatan terpisah, polisi mengklarifikasi jika saat ini Ade masih dikenakan UU ITE.

Johan Khan mengatakan alasan mengapa Ade Armando perlu untuk ditahan. Berdasarkan alasan obyektif, tersangka dikenakan pasal dengan ancaman hukuman bisa lebih dari lima tahun. Kemudian secara subyektif Ade dikhawatirkan akan mengulangi lagi perbuatannya.

Baca Juga Beritra Terkini: Dua Taruna Polisi Ini Terancam Dipecat Lantaran Bikin Video Hot Usai Berolahraga !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY