Ini Lho Alasan Kenapa Warga Tionghoa Lakukan Sembahyang Sebelum Imlek !

    0
    636
    Tahun Baru Imlek

    Rayakan Imlek, Vihara Di Cirebon Gelar Arak- Arakan Dewa Dewi !

    indowarta.com– Hari Raya Imlek 2017 jatuh pada tanggal 28 Januari hari Sabtu. Ini merupakan Tahub Baru China yang ke 2568. Menurut penanggalannya, tahun 2017 masuk pada shio ayam sapi.

    Warga keturunan Tionghoa biasanya menggelar beberapa tradisi. Seperti yang mereka lakukan yaitu sembahyang. Tradisi ini dilakukan sebagai kepercayaan pengantar Dewa Dapur.

    Mayoritas warga Tionghoa ini melakukan tradisi sembahyang pada dini hari. Dalam kepercayaannya, saat mereka sembahyang juga mempersembahkan aneka makanan. Misalnya makanan daging, buah- buahan, kue dan juga arak.

    Tak hanya sembahyang, tradisi menjelang imlek yang biasa mereka lakukan adalah membersihkan rumah dan menghias isi rumah. Dengan tujuan agar rumah menjadi lebih cantik. Tak sedikit diantara mereka yang juga membersihkan seluruh isi klenteng. Termasuk membersihkan patung dewa dan bangunan dari kotoran.

    Tujuan dari tradisi imlek ini sebagai penghormatan pada para dewa. Mereka berharap ketidak beruntungan dapat hilang seiring dengan pembersihan isi rumah dan klenteng. Sehingga tahun berikutnya akan terasa lebih baik dari tahun sebelumnya.

    Imlek

    Tradisi imlek lainnya yang tak pernah ditinggalkan adalah berkumpul bersama keluarga besar pada satu rumah. Acara ini digelar sebelum merayakan imlek. Sedangkan tujuan dari acara ini tak lain agar kedekatan mereka semakin erat. Acara dilanjutkan dengan makan malam. Kemudian pada waktu perayaan, mereka merayakan bersama- sama.

    Sementara itu di Cirebon, warga Tionghoa mulai mengadakan perayaan. Rencananya mereka akan mengarak 12 patung dewa dewi kepercayaannya. Sebagai puncak perayaan akan diadakan Cap Go Meh. Pengurus Vihara Welas Asih Cirebon, Iyan mengaku acara cap go meh diadakan tanggal 11 Februari 2017. Dengan prediksi jumlah peserta sekitar 2000 orang.

    Puncak imlek dengan mengarak 12 dewa dewi menggunakan joly joly atau tandu. Rombongan akan melewati Jalan Pasuketan, Pekiringan, Sukalila, Karanggetas, Winaon, Kanoman, Talang, Kebumen, dan kembali ke titik start yaitu Vihara Welas Asih. Sebagai persiapan, tandu sudah dihias.

    baca juga :

    Berita Terkini: MUI Tegaskan Fatwa Haram Angpao Imlek Adalah Hoax !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here