Berita Terkini: Erupsi Bromo Sebabkan Pemadaman Listrik Belasan Desa !!

0
814
Bromo
[email protected]

Berita Terkini: Erupsi Bromo Sebabkan Pemadaman Listrik Belasan Desa !!

Indowarta.com– Abu Vulkanis Bromo membuat sekitar Kawasan Tengger menjadi Korban pemadaman Listrik. Setidaknya ada 15 Desa yang terkena Imbas Dari Abu Vulkanis Gunung Bromo diantaranya adalah Desa Ngadirejo, Ngadisari, Jetak, Wonotoro, Wonokerto, Ngadas, Kecamatan Sukapura, dan Desa Ledok Ombo, Pandan Sari, Wonokerso, Kecamatan Sumber.

Salah satu Warga yang bernama Kimiarsih mengatakan bahwa pemadaman Listrik di daerahnya sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Namun pemadaman pemadaman hanya terjadi sehari dan kembali dan setelah itu listrik padam sejak 4 hari terakhir.

Akibat pemadaman Listrik Tersebut, Aktifitas Warga di sekitar Lereng Gunung Bromo menjadi Terganggu . Warga juga mengalami itu dan dibarengi suara gemuruh Gunung Bromo kemudian ditambah Gelap.

Herastopo Juniprasetyo yang juga Asisten Manajer PLN Area Pasuruan menjelaskan bahwa hingga saat ini, PLN terus membenahi Jaringan yang sedang bermasalah. Ia juga menduga bahwa Abu Vulkanis menempel pada Isolator yang membuat padamnya Listrik.

Pemadaman Listrik juga disebabkan oleh sejumlah Travo terkena Air yang bercampur dengan Abu vulkanis. Timbunan abu yang mencapai ketebalan 1 cm ini semakin lengket setelah hujan turun.

Bromo
[email protected]

Pembersihan gardu trafo ini dilakukan dengan cara manual agar abu yang menempel pada elemen listrik.

Sementara itu Aktivitas Vulkanis Gunung Bromo terus mengalami gejala peningkatan. Selain melontarkan Lava Pijar, Gunung Bromo juga memuntahkan Material berupa Pasir dan Kerikil. Lontaran Material Tersebut diawali dengan Gempa dan suara letusan bergemuruh yang terjadi terus menerus. Lontaran Material Pasir dan Kerikil tersebut terjadi di kawasan kaldera atau lautan pasir.

Sementara Jangkauan Material Aktvitas Vulkanis dari Gunung Bromo paling jauh mencapai 5 KM dari kawasan Gunung Bromo.

Ayu Dewi Utari selaku Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mengatakan bahwa lontaran Material tersebut paling banyak terjadi di kawasan Kaldera. Intensitas Lontaran Vulkanis ini juga cenderung mengalami kenaikan pada Radius 2,5 KM.

Ayu Dewi Utari mengatakan bahwa meski Aktifitas Gunung Bromo terus mengalami Peningkatan, Statusnya masih dalam status Siaga dan belum naik ke Awas.

baca juga : Berita Hari Ini: Inilah Kronologi Jatuhnya Helicopter Di Papua, Pilot Terluka Hingga Camp Pendulang Emas Hancur!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here