Berita Terkini: Benarkah Panasonic Tutup Bentuk Aksi Jepang Kalah Tender Kereta Cepat

0
891
Panasonic

Berita Terkini: Benarkah Panasonic Tutup Bentuk Aksi Jepang Kalah Tender Kereta Cepat ?

Indowarta.comPanasonic tengah tutup dan melakukan PHK Masal terhadap Rubuan pekerja itu dibatah oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung jika ini Terkait dengan Kalahnya tender Kereta Cepat Bandung – Jakarta.

Pramono Anung mengatakan bahwa kemarin ia telah berbicara dengan Manajemen Panasonic. Intinya mereka bukan menarik diri. Namun memang adanya penurunan Kapasitas sehingga melakukan Relokasi.

Pramono Anung Juga menyebutkan bahwa pemangkasan jumlah pegawai yang dilakukan Panasonic tidak ada sangkut pautnya dengan kekalahan Jepang dari Tender proyek kereta Cepat Jakarta – Bandung.

Ini disebabkan Jepang harus merelakan mega Proyek Transportasi massal dengan teknologi baru di Indonesia tersebut dikerjakan oleh china yang bermitra dengan Empat BUMN secara Business to business.

Ia juga menambahkan bahwa mencontohkan semisal proyek Electric City yang kemudian nanti diperhubungan. Sehingga sama sekali tidak ada hubungan dengan Kereta cepat yang sedang dibangun ini.

Sebelumnya memang penutupan Panasonic memang akan terasa jika melakukan PHK Massal. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan bahwa akan ada Sekitar 2.500 pekerja yang akan di lakukan pemutusan Kerja terkait Panasonic Tutup.

Panasonic-

Said Iqbal mengatakan bahwa Ribuan pekerja itu terdiri dari 1.700 anggota KSPI Panasonic dan 970 Anggota KSPI di PT Toshiba. Ia juga merinci semua sebanyak 600-700 pekerja dari Panasonic di PHK pada periode Desember 2015 hingga Januari 2016.

Sementara itu Akibat Panasonic tutup di Cikarang, Jumlah pemutusan Kerja sekitar 900-1.000 karyawan untuk periode Januari 2016 sampai dengan Maret 2016.

Kedua pabrik Panasonic Lighting ini tutup secara Resmi. Saat ini, pekerja tengah dalam proses negosiasi pesangon. Perusahaan akan resmi berhenti beroperasi pada Maret mendatang.

Perusahaan Panasonic tutup ini memberikan Signal Negatif terhadap Investor Asing yang akan datang ke Indonesia. Selain itu adalah Kementerian Perindustrian yang tidak mengetahui Penutupan Pabrik ini.

Manajemen Panasonic mengklaim, penutupan pabrik bukan lantaran upah buruh yang tinggi, melainkan karena sepinya pasar dan penurunan daya beli.

baca juga : Berita Terkini : IHSG Hari Ini Menguat, Berikut Saham Rekomendasi Pilihan !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here