Berita Hari Ini: Begini Penjelasan Mendagri Soal 3 E KTP dengan Foto Sama yang Beredar Luas di Media Sosial !

0
1424
E KTP
[email protected]_kumolo

Begini Penjelasan Mendagri Soal 3 E KTP dengan Foto Sama yang Beredar Luas di Media Sosial !

Indowarta.com – Belakangan ini dunia maya dihebohkan dengan beredarnya foto tiga E KTP warga Jakarta dengan nama berbeda namun dengan foto orang sama atau mirip. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menyatakan jika KTP tersebut palsu.

Tjahjo Kumolo meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada 2017 untuk lebih waspada dengan beredarnya E KTP palsu menjelang pemungutan suara Pilkada serentak 15 Februari 2017.

Info di media sosial beredar KTP Elektronik palsu, dimana satu orang dengan foto sama namun identitas berbeda. Mendagri tersebut mengatakan jika hal tersebut untuk mengejar jumlah dukungan. Kemudian ia juga mengatakan modus KTP palsu tersebut umumnya dilakukan saat ada paslon kepala daerah perseorangan.

E KTP yang telah beredar tersebut sebenarnya bukan kepemilikan oknum yang saa dirinya tercantum dalam kolom KTP. Data tersebut meruoakan milik orang lain, namun hanya ditmpel foto orang yang sama di fisik KTP tersebut.

Berita Hari Ini: Begini Penjelasan Mendagri Soal 3 E KTP dengan Foto Sama yang Beredar Luas di Media Sosial !
[email protected]_kumolo

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh menegaskan e KTP tersebut palsu. Upaya yang harus dilakukan adalah dengan melajukan pengecekan NIK dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Zudan mengatakan, dalam dua detik semua teka teki terkait dengan tiga KTP dengan foto yang sama tersebut terjawab. Yaitu kalau pilkada orang memeng mencari dukungan dengan modus sperti hal tersebut. Ia menegaskan jika KTP tersebut bukan produk Dukcapil.

Kini pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu terkait kesiapan Kemendagri untuk mengantisipasi hal ini. ia juga berharap, KPU menggunakan card reader untuk mendeteksi penyalahgunaan data E KTP tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemprov DKI Edison Sianturi mengatakan jika itu hoax. Pihaknya telah melakukan pengecekan databasenya di provinsi dan data nasional untuk mengetahui kebenarannya.

Kesimpulannya nama dan identitas orang yang ada di KTP tersebut memang benar. Namun, foto pemilik KTP tersebut diganti dengan foto orang lain. Sehingga disimpulkan berita tersebut hoax. Hoax muncul ditengah suasana Pilgub DKI 2017. Edison memastikan jika nama orang yang tercantum tersebut sudah masuk ke daftar pemilih tetap.

Namun kini ia belum bisa memastikan apakah pihaknya akan melaporkan penyebaran berita hoax tersebut ke pihak kepolisian. Kini ia juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri.

Sementara itu, Komisioner KPU DKI Jakarta pokja pemutakhiran data pemili Moch Sidik juga membenarkan jika ketiga NIK tersebut telah terdaftar dalam DPT. Namun foto dalam gambar E KTP yang beredar tersebut dipalsukan menggunakan foto orang yang sama.

Dalam menyusun DPT, KPU DKI Jakarta melakukan pemutakhiran data pemilih dengan mendatangi langsung calon pemilih. Petugas pemutakhiran data pemilih juga meminta fotocopy KTP elektronik milik calon pemilih untuk membuktikan bahhwa yang bersangkutan memang warga Jakarta yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Baca Juga Berita Terkini: Jabat PLT Gubernur DKI, Inilah Berbagai Kebijakan yang Telah Diambil Sumarsono Selama Ini !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY