Kandung Unsur Sara, Akun FB Karaengta Karaeng Jadi Buruan Polisi

0
2821
FB
Copyrigth©datdut

Kandung Unsur Sara, Akun FB Karaengta Karaeng Jadi Buruan Polisi

Indowarta.com– Postingan dari akun media sosial Facebook yang bernama Karaengta Karaeng ini ditanggapi serius oleh pihak Polda Sulsel. Hal ini karena postingan tersebut telah menebar unsur sara dengan melakukan penghinaan terhadap Arung Palakka yang merupakan salah satu Raja dan juga Simbol Bone.

Kabid Humas Polda, Kombes Dicky Sondani pada saat dikonfirmasi pada hari Selasa 7 Februari 2017 ini telah mengatakan bahwa pihaknya kini tengah melakukan pemantauan terhadap akun Fb yang diduga menebar isu sara itu.

Dicky mengatakan “Kita sudah pantau (Akun Fb yang diduga menyebar unsur sara”. Ini merupakan indikasi yang sangat kuat. Jika memang nantinya ini akan terbukti, maka pelaku akan diproses pidana.

Beberapa Arung Palakka baik yang berdomisili di Makassar maupun di Bone juga telah melayangkan kecamannya terkait dengan postingan yang diduga sarat penghinaan terhadap Arung Palakka tersebut. menurut mereka, apa yang telah dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawa ini merupakan penghinaan terhadap Arung Palakka yang sudah menjadi simbol Bone.

Berita Terkini: Hina Islam, Satu Akun FB Ini Langsung Lenyap Usai Sempat dilaporkan Cyber Crime !
Copyright ©Harian Mercusuar

Salah satu akun media sosial Fb yang bernama Andi Atto menuliskan “Mana semuaki orang Bone?? Sirita semua ini, Wija To Bone di Makassar siap bergerak”. Respon yang juga tidak kalah kerasnya ini telah ditunjukkan oleh Faishal Yamuto Ichal yang telah  memposting nomor ponselnya untuk ditunjukkan ke pemilik akun Fb Karaengta Karaeng. Dirinya mengatkan “Ini nomor ponselku karaeng, hubungi maki dimana bisa ketemu berdua”.

Hal yang senada dengan itu juga telah diungkapkan oleh akun Fb yang bernama Andi Mirwan Samad Mappajeppu. Dirinya meminta agar pemilik akun Fb Karaengta Karaeng ini untuk menunggunya. Dirinya menuliskan “Tungguma dr Bone banyakji teman-temanku tinggal disitu. Saya lahir dan besarji di Makassar bisaji di dapat”.

Media sosial seharusnya digunakan dengan semestinya bukannya untuk saling memecah belah. Terlebih lagi mengebarkan isu mengenai sara yang memang sudah banyak mendapatkan kecaman dari banyak pihak. Kita  harus bijak menggunakan media sosial.

baca juga :

Hebohkan FB, Video Rekam Aksi ‘Settingan’ Sandiaga Uno dan Anies Baswedan Saat Blusukan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here