Berita Terkini: Jika Blue Bird Tak Ingin Merugi, Pangkas 50% Armada Taksi, Begini Penjelasan Lengkapnya !!!

0
3773
bluebird

Berita Terkini: Jika Blue Bird Tak Ingin Merugi, Pangkas 50% Armada Taksi, Begini Penjelasan Lengkapnya !!!

indowarta.comBluebird merupakan salah satu penyedia jasa angkutan taksi. Kini perusahaan tersebut nasibnya sedang diujung tanduk. Rhenald Kasali yang merupakan pakar management dari Unversitas Indonesi a menyarankan Bluebird untuk membenahi skema bisnisnya.

Rhenald menyarankan Bluebird untuk memangkas armadanya di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, dia menyarankan pemangkasan hingga 50%. Saran tersebut dilayangkan Rhenald karena diprediksikan beberapa tahun kedepan akan terjadi over supply di armada taksi. Apalagi MRT dan LRT akan beroperasi.

Mengingat hal diatas, keadaan itu akan memperburuk kedaan Bluebird. Tidak menututp kemungkinan kalau masyarakat esok akan lebih memilih MRT atau LRT dari pada taksi.

MRT (Mass Rapid Transit) adalah suatu sistem tranportasi perkotaan yang mempunyai 3 kriteria utama, mass (daya angkut besar), rapid (waktu tempuh cepat dan frekuensi tinggi), dan transit (berhenti di banyak stasiun di titik utama perkotaan). Sedangkan LRT (Light Rail Transit) adalah Sistem transportasi metropolitan berbasis rel elektrik yang ditandai dengan kemampuan mengoperasikan kereta pendek di sepanjang jalur eksklusif baik di bawah tanah, udara atau di jalan.

Alternatif lain adalah, Bluebird mempercayakan armadanya ke para sopir. Kemudian setelah itu diberlakukan sistem bagi hasil. Tentunya dengan akad perjanjian juga.

bluebird

Tidak dipungkuri memang sulit menggunakan cara tersebut. Namun hal itu akan memperkecil biaya yang dikeluarkan oleh Bledbird seperti BBM, biaya pemiliharaan, dll. Pihak Bluebird seharusnya melakukan cut lost sebelum mereka menderita kerugian yang lebih banyak. Hal ini terjadi karena persaingan ekonomi seiring maraknya transportasi online.

Dengan adanya hal tersebut, harga saham Bluebird mengalami penurunan yang tajam. Tak hanya Bluebird, beberapa perushaan yang mirip dengan Bluebird juga mengalami penurunan harga saham. Harga saham Bluebird turun sebesar 34,68%. Sementara itu saham Taksi Express dengan Kode Taxi malah turun lebih parah. Saham mereka turun hingga kisaran 74%.

Operator taksi Cipaganti sahamnya mentok pada harga Rp 50 per lembar. Dalam setahun ini, saham Cipaganti mengalami penurunan sebesar 52,8%. Sedangkan White Horse (WEHA) turun hingga 47,5%.

Jika terus begini, bangkrut bukan merupakan hal yang mustahil terjadi. Mungkin operator taksi tersebut bisa mengikuti perkembangan jaman atau bahkan menciptakan inovasi baru lagi. Disisi lain, pengangguran akan semakin bertambah jika hal ini bernar-benar terjadi.

baca juga :

Berita terkini: Demo Sopir Taksi Bakal Pilih Ahok Jadi Gubernur Jika Hapus Aplikasi, Ahok “Gue Bakal Kandangin Uber dan Grab” !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here