Berita Terkini: KPU DKI Jelaskan Mekanisme Pilkada DKI Putaran 2, Debat Satu Kali Nomor Urut Tetap, Tak Ada Kampanye !

0
952
KPU DKI,
Copyrigth©beritaprima

Berita Terkini: KPU DKI Jelaskan Mekanisme Pilkada DKI Putaran 2, Debat Satu Kali Nomor Urut Tetap, Tak Ada Kampanye !

Indowarta.com– Berdasarkan dari hasil Quick Count ini telah menyebutkan bahwa tidak ada calon di Pilgub DKI Jakarta 2017 ini yang telah memperoleh suara sebesar lebih dari 50 persen. Oleh sebab itu akan dalam Pilakada DKI Jakarta ini akan digelar putaran yang kedua. Telah diputuskan bahwa nomor urut pasangan calon pada Pilkada DKI Jakarta putaran ke dua ini masih akan tetap sama seperti pada putaran yang pertama, tidak akan berubah.

Ketua KPU DKI Sumarno di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada hari Kamis 16 Februari 2017 ini mengatakan “Nomor urut tetap. Tidak ada pengundian nomor urut, nomor urut yang dipakai di putaran pertama adalah nomor urut yang juga dipakai di putaran kedua”.

Sumarno mengatakan bahwa pada Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua ini hanya akan digelar satu kali debat saja. menurut Sumarno, yang berbeda pada kali ini adalah mengenai sistem dari kampanye yang dia sebutkan tidak akan sama pada putaran yang pertama.

KPU DKI,
Copyrigth©poskotanews

Komisioner dari KPU DKI Jakarta yakni Sidik menyebutkan bahwa pada tahapan yang kedua ini akan berjalan lebih singkat dari pada yang pertama. Sidik menyebutkan bahwa tidak akan ada kampanye pada putaran kedua ini.

Sidik menyebutkan bahwa kampanye pada tahapan kedua ini sifatnya lebih dari penajaman visi misi dalam sekali debat. Masa kampanye ini akakn berlangsung pada tanggal 6 hingga 15 April. Disebutkan bahwa tidak akan ada kampanye menemui masyarakat,  apalagi mengumpulkan massa. Selain itu juga tidak akan ada penyebaran alat peraga kamapnye.

Berikut ini adalah informasi mengenai tahapan Pilgub DKI Jakarta 2017 putaran yang kedua :

  1. Penetapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur putaran kedua, 4 Maret 2017
  2. Rekapitulasi daftar pemilih pada 5 Maret-19 April 2017
  3. Sosialisasi pada 4 Maret-15 April 2017
  4. Kampanye pada 6 April-15 April 2017
  5. Masa tenang dan pembersihan alat peraga pada 16 April-18 April 2017
  6. Pemungutan dan penghitungan suara pada 19 April 2017
  7. Rekapitulasi suara pada 20 April-1 Mei 2017
  8. Penetapan pasangan calon tanpa sengketa pada 5-6 Mei 2017
  9. Sengketa hasil (mengikuti jadwal MK)
  10. Penetapan paslon terpilih pascaputusan MK (paling lama 3 hari setelah putusan MK)

baca juga :

Berita Terkini: Update Hasil Real Count Pilkada Banten, Posisi Rano Karno Tersusul Oleh Wahidin !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here