Berita Terkini: Tak Disangka, GoJek Bakalan Dapat Suntikan Dana Dari Raksasa Internet Tencent Lho !

0
2664
gojek
Copyrigth©wowkeren

Berita Terkini: Tak Disangka, GoJek Bakalan Dapat Suntikan Dana Dari Raksasa Internet Tencent Lho !

Indowarta.com– Tencen Holdings yang merupakan raksasa Internet asal China ini di belakang layanan aplikasi perpesanan Wechat dan juga portal QQ ini telah dikabarkan bahwa sedang menjalin negosiasi dengan Gojek. Diskusi  yang telah terjadi antara kedua belah pihak ini membahas mengenai kemungkinan investasi yang akan ditanamkan oleh Tencent ke Gojek.

Informasi mengenai Gojek yang akan mendapatkan suntikan dana ini diketahui dari sumber internal yang tidak bersedia untuk dibeberkan identitasnya. Namun sumber tersebut juga masih  belum mengetahui mengenai detil dari dana yang akan diluncurkan oleh Tencent. Mengenai kemungkinan seberapa besar dana yang akan dikucurkan dalam investasi itu juga masih belum disebutkan.

Pihak Gojek sendiri masih  belum mengeluarkan komentar apapun mengenai isu yang telah beredar ini. Sedangkan untuk pihak Tencent sendiri, dengan beredarnya berita ini membawa keuntung tersendiri baginya.

Setelah beredarnya kabar yang menyebutkan bahwa Tencent berniat untuk melakukan investasi itu telah beredar luas, dalam penutupan perdangan pada hari Kamis 16 Februari 2017 nilai saham Tencent Holdings ini mengalami kenaikan sebesar 2,61 persen.

GoJek
Copyrigth©Liputan6

Seperti yang diketahui bahwa pada saat ini Gojek merupakan salah satu perusahaan rintisan digital terbesar Indonesia dilihat dari sisi valuasi pasar. Nilai Valuasi perushaan yang dipimpin oleh Nadiem Markarim ini telah diperikirakan mencapai 1,3 miliar dollar AS atau kurang lebih setara dengan Rp 17,3 triliun.

Valuasi Gojek tersebut telah didapatkan oleh Gojek pada tahun yang lalu. Pada saat itu Gojek telah berhasil mendapatkan suntikan dana sebesar 550 juta USD. Dana tersebut berasal dari KKR dan juga Waburg Pincus.

Gojek kini sedang bersaing dengan ketat dengan  perusahaan ride sharing yang lainnya seperti Uber yang merupakan dari AS dan juga Grab yang memiliki basis kantor di Singapura. Perusahaan tersebut telah mengumumkan komitmennya untuk berinvetasi hingga 700 juta USD atau setara dengan Rp 9,3 triliun untuk durasi empat tahun di Indonesia.

baca juga :

Begini Jadinya Jika Driver GoJek Diserang Orderan Palsu !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY