Berita Terkini: 3 Orang Ini Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Orangutan !

0
1680
Copyrigth©detik

3 Orang Ini Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Orangutan !

Indowarta.com – Orangutan merupakan salah satu spesies asli Indonesia yang saat ini semakin langka dan dilindungi. Saat ini jumlah orangutan yang tinggal di Kalmantan sendiri sekitar 54 ribu ekor. Namun jumlah tersebut semakin hari semakin menurun.

Tak hanya dari faktor alam, namun juga karena tindakan tidak bertanggung jawab dari warga sekitar habitat orangutan. Baru-baru ini bahkan kasus pembunuhan orangutan di dekat perkebunan kelapa sawit menjadi viral.

Kasus pembunuhan orangutan tersebut mencuat ke permukaan setelah diungkap oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan berdasarkan laporan warga sekitar. Menurut pengakuan dari warga, pembantaian spesias asli Indonesia tersebut dilakukan di sebuah lokasi perkebunan di Kalimantan Tengah.

Berita Terkini: 3 Orang Ini Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Orangutan !
Copyrigth©Merdeka

Alasan dibunuhnya orangutan itu karena hewan primata dianggap menganggu yang dapat merusak tanaman sawit. Dalam foto yang beredar, pembunuhan orangutan tersebut menggunakan senapan angin, setelah itu digorok, dimasak dan dimakan bersama.

Saat kasus ini menjadi viral, sontak banyak orang yang menghujat perbuatan tersebut terutama organisasi Borneo Orangutan Survival (BOS) dan meminta agar pelaku segera ditangkap.

Kasus pembantaian orangutan itu terungkap sejak 28 Januari 2017 lalu. Polres Kapuas mengamankan 10 pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan orangutan itu. Dari 10 orang yang diamankan, polisi menetapkan 3 pelaku sebagai terasangka.

Sementara 7 orang lainnya yang telah diamankan ditetapkan sebagai saksi. Dalam penangkapan tersebut ditemukan barang bukti berupa tulang belulang, sisa daging orangutan dan senapan angin yang digunakan untuk pembantaian.

Selanjutnya polisi akan menguji laboratorium tulang belulang yang telah berhasil disita dalam penangkapan itu. Polisi juga akan menguji apakah tulang belulang tersebut merupakan bagian dari tubuh yang dikonsumsi oleh pelaku.

Menurut pengakuan dari pelaku, mereka baru pertama kali membunuh dan memakan orangutan. Pekerja salah satu kebun sawit yang membunuh orang utan juga diketahui biasa membawa parang dan senapan angina guna melindungi kebun dari gangguan, terutama dari orangutan.

Namun pembunuhan spesies yang dilindungi tetap saja tidak dibenarkan. Akibat tindakan tersebut pelaku dikenakan pasal 21 ayat 2 huruf a Jo pasal 40 ayat 2 UU RI No.5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahu dan denda paling banyak Rp 100 juta.

Baca Juga Berita Terkini: Viral Di FB, Mempelai Wanita Ini Bocorkan Seberapa Banyak Isi Amplop Ahok Saat Hadiri Acara Kawinan,’Banyak Lho’ !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here