Berita Terkini: PDIP Beberkan Alasan Kenapa Ahok Djarot Kuat Hadapi Berbagai Serangan !

0
2105
PDIP

PDIP Yakin Putaran Kedua Akan Memenangkan Ahok Djarot Dengan Kerja Sama Parpol dan Relawan!

Indowarta.comPDIP beberkan alasannya pasangan Ahok Djarot kuat menghadapi berbagai serangan. Melalui Sekretaris Jenderal PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), Hasto Kristiyanto mengatakan parpolnya saling mengisi dan bekerja sama.

Sehingga pasangan yang diusung PDIP, Ahok dan Djarot bisa mendapatkan suara tertinggi meski banyak diserang. Dalam putaran pertama Pilkada DKI yang digelar 15 Februari kemarin, Mantan Bupati Belitung mendapatkan angka 43.5 persen.

Dalam keterangannya, Hasto mengatakan jika Kerja sama PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, Nasdem, dan PPP Djan Faridz yang menyatu dengan relawan merupakan kerja politik yang saling mengisi dan melengkapi. Tanpa mereka semua, mustahil berbagai serangan tajam tersebut bisa diatasi.

WAJIB BACA :  Emil Dardak Membelot Demi Pilkada Jatim, Ini Reaksi PDIP!
PDIP
Copyright©harianwartanasional

PDIP dan parpol lainnya akan terus meningkatkan kerja sama untuk memenangkan Ahok Djarot pada putaran kedua Pilkada DKI. Rencananya mereka juga akan berkomunikasi dengan parpol pendukung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.

PDIP berharap PKB, PPP, dan PAN yang mendukung Agus- Sylvy bersedia mendukung Ahok Djarot di putaran kedua. Tetapi keputusan tersebut tetap diserahkan kepada kedaulatan masing- masing partai.

Apalagi peran relawan cukup tinggi dalam pemenangan Ahok Djarot. Kreativitas dan spontanitas dukungan cukup memberi warna tersendiri. Seperti yang dikutip dari pernyataan Hasto, Para relawan telah memerluas basis dukungan pasangan nomor 2. Dengan kreativitasnya, mereka mampu menampilkan kampanye yang menampilkan kinerja Ahok-Djarot dengan programnya yang konkret dan membumi.

WAJIB BACA :  Emil Dardak, Kader PDIP yang Diambil Pesaing Dalam Pilkada Jatim!

Ia yakin jika kerja sama parpol dan relawan serta gerakan masyarakat DKI membantu Ahoh Djarot memenangkan pilkada 2017. Dengan demikian terwujud pemimpin yang tegas menghanguskan korupsi.

Sementara itu PP Pusat Muhammadiyah melalui perwakilannya menemui Jokowi di Istana Negara. Mereka membahas terkait status Ahok agar segera di nonaktifkan. Tetapi Jokowi tetap menunggu keputusan dari Mahkamah Agung. Karena ia tak ingin terjebak dengan opini sendiri. Sayangnya MA mengembalikan keputusan kepada Kemendagri.

baca juga :

Berita Terkini: Sekjen PDIP Targetkan Paslon Ahok dan Djarot Menang 54 Persen Suara Putaran Pertama !

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here