Berita Terkini: Penerbit Buku Tiga Ananda Akhirnya Minta Maaf Soal Beredarnya Buku Aku Berani Tidur Sendiri !

0
1024
Aku Berani Tidur Sendiri
Copyrigth©bukalapak

Berita Terkini: Penerbit Buku Tiga Ananda Akhirnya Minta Maaf Soal Beredarnya Buku Aku Berani Tidur Sendiri !

Indowarta.com– Menurut KPAI, tindakan dari penerbit buku “Aku Berani Tidur Sendiri” yakni Tiga Serangkai yang telah menarik buku yang mengandung konten anakn melakukan mast*rbasi ini  dari peredaran ini tidaklah cukup untuk menebus kesalahan yang telah mereka lakukan ini. Penerbit Tiga Ananda yang merupakan anak perusahaan dari Tiga Serangkai yang telah menerbitkan buku “Aku Berani Tidur Sendiri” ini telah melayangkan permintaan maafnya kepada publik.

Berikut ini adalah ungkapan permintaan maaf Tiga Ananda yang telah ditulis di dalam akun media sosial Instagram Tiga Serangkai :

“Permohonan Maaf Penerbit Tiga Ananda, Creative Imprint of Tiga Serangkai tentang Pengemasan Materi di Buku yang Berjudul Aku Belajar Mengendalikan DiriYth. Bp/Ibu Masyarakat Pembaca Buku Anak Terbitan Tiga Ananda, Creative Imprint of Tiga Serangkai.Kami ucapkan terima kasih atas perhatian Bp/Ibu terhadap buku terbitan kami yang berjudul Aku Berani Tidur Sendiri dan Aku Belajar Mengendalikan Diri (2 cerita dalam 1 buku). Kami mengakui ada kekhilafan dalam penerbitan buku tersebut. Untuk itu, kami atas nama Redaksi Tiga Ananda mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kami, buku itu sudah kami tarik dari peredaran sejak bulan Desember 2016.Surakarta, 21 Februari 2017Tim Redaksi Tiga Ananda”.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ini telah menilai bawha Tiga Serangkai yang telah menarik buku dari peredaran ini tidaklah cukup untuk menebus kesalahan yang telah mereka lakukan. Ketua KPAI yakni Asroru Ni’am ini dengan tegas telah meminta kepada Tiga Serangkai untuk meminta maaf dan juga mengakui kesalahan mereka di hadapan publik.

Aku Berani Tidur Sendiri
Copyrigth©bukalapak

Menurut Asrorun, penerbit dan juga penulis ii sama sekali tidak mengimplementasikan mengenai niat baik mereka secara benar. bukannya memberikan pendidikan seksual terhadap anak, menurut Asrorun buku itu malah mendorong anak untuk melakukan penyimpangan seksual terhadap anak itu sendiri.

Asrorun menjelaskan “Salah satu bagian (buku)-nya memuat konten yang tidak ramah anak, bisa dimaknai mendorong penyimpangan seksual. Meski bermaksud mengenalkan secara lebih dini terkait kemandirian, penulis buku harus melakukannya dengan konten dan cara yang tepat”.

baca juga :

Mengintip Penampakan Buku Aku Berani Tidur Sendiri yang Bikin Viral Di Berbagai Sosial Media !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here