Berita Terklini: Ahok Dilindungi Oleh Kekuatan Politik dan Ekonomi?

0
985
Ahok
Copyrigth©Liputan6

Ahok Dilindungi Oleh Kekuatan Politik dan Ekonomi?

Indowarta.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dituding kembali mengolok-olok Surat Al Maidah. Ucapan tersebut bermula saat pidato di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 lalu.

Kemudian, saat rapat bersama dengan jajaran Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, ia mengolok-olok surat Al Maidah sebagai nama akun wifi dengan menggunakan password dengan nama kafir. Sehingga muncul anggapan jika apa yang telah dilakukan oleh Basuki tersebut diyakini tidak akan berhenti dan terus menerus akan dilakukan.

Menurut keterangan yang diberikan oleh politikus Parta Golkar, Ahmad Doli Kurnia, hal tersebut dapat terjadi disebabkan karena dua hal.

Berita Terklini: Ahok Dilindungi Oleh Kekuatan Politik dan Ekonomi?
Copyrigth©Gozzip

Pertaman, jauh di awal dan berulang kali juga telah ia sampaikan bahwa Ahok memang memiliki agenda khusus untuk mendiskreditkan dan melemahkan Islam dari kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Ahmad Doli mengatakan, Gubernur DKI Jakarta tersebutmelakukannya secara sistematis mulai dari tulisan di buku, sesi interview, isi pidato, hingga ucapan spontannya. Ia menuding jika Ahok tidak sendirian.

Kenekatan mantan Bupati Belitung Timur tersebut, muncul pasti karena adanya dukungan pula dari kekuatan politik dan ekonomi yang juga tidak suka dengan Islam. Ahman Doli mengatakan jika mereka berusaha memaksakan ideology dan keyakinan tertentu yang tidak sesuai dengan mayoritas rakyat Indonesia.

Ahok dituding kembali mengolok-ngolok Surat Al Maidah Ayat 51, sebelumnya Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) bakal melaporkan bukti tersebut ke majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Bukti tersebut akan dilaporkan ACTA ke persidangan kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahok pada, Selasa 28 Februari 2017.

Bukti baru tersebut yakni berupa video berdurasi satu menit yang memperlihatkan jajaran Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta yang tengah menggelar rapat. Dalam video tersebut pria kelahiran Belitung Timur tersebut menyinggung soal Surat Al Maidah sebagai nama akun wifi dengan menggunakan password kafir.

Bahkan ucapan Ahok di Youtube yang telah mengolok-olok Surat Al Maidah sebagai nama wifi beberapa hari lalu telah dilaporkan oleh dua pengacara, Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjiana ke Badan Reserse dan Kriminal Polri.

Pembina ACTA Habiburokhman berharap, majelis hakim PN Jakarta Utara bisa mempertimbangkan bukti baru tersebut dalam memutuskan kasus penodaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Baca Juga Berita Terkini: Ahok Diklaim Intoleran dan AntiPancasila Saat Kembali Olok-olok Al Maidah !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here