Berita Terkini: Ini dia Nih, Syarat Ajukan KPR DP 1 Persen di BPJS Ketenagakerjaan !

0
635
BPJS Ketenagakerjaan
Copyrigth©production

Berita Terkini: Ini dia Nih, Syarat Ajukan KPR DP 1 Persen di BPJS Ketenagakerjaan !

Indowarta.com– Badan penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan ini telah memberikan penawaran kredit pemilikan rumah atau KPR dengan pijaman uag muka perumahan (PUMP), pinjaman renovasi perumahan (PRP) dan juga kredit konstruksi.

Fasilitas ini diperuntukkan bagi para peserta dengan kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Non MBR dan juga pengembang itu merupakan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan mendapatkan fasilitas pembiayaan KPR hingga 99 persen dari harga rumah ini, diharapkan agar program ini akan mendukung program satu juta rumah. Lalu apa saja persyaratan yang harus dipersiapkan untuk bisa menikmati fasilitas ini?

BPJS Ketenagakerjaan
Copyrigth©tstatic

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto memaparkan mengenai persyaratan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk bisa menikmati fasilitas MLT adalah sebagai berikut.

  1. Telah terdaftar kurang lebih selama satu tahun
  2. Perusahaan tempat bekerja tertib administrasi dan iuran serta tidak berstatus Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) upah maupun tenaga kerja.
  3. Belum memiliki rumah sendiri.
  4. Untuk renovasi rumah, dana dipergunakan hanya diperbolehkan untuk renovasi rumah atas nama pekerja itu sendiri.
  5. Peserta yang mengajukan pinjaman telah lolos verifikasi kredit dari bank penyalur yang bekerja sama.

Agus melalui keterangan tertulis pada hari Minggu 26 Februari 2017 ini mengatakan “Saat ini kami telah bekerja sama dengan Bank BTN untuk penyaluran fasilitas pinjaman ini. Nanti ke depannya kami akan bekerja sama dengan semua bank pemerintah, termasuk bank pemerintah daerah”.

Agus juga telah menjelaskan bahwa fasilitas KPR yang diperuntukkan MBR ini maksimal sebanyak 99 persen dari harga rumah, sedangkan untuk kategori non MBR ini sebesar 95 persen dengan dari harga yang maksimal Rp 500 juta.

Sementara itu patokan besaran bunga pembiayaan rumah dan juga KPR ini akan merujuk pada rate Bank Indonesia dengan rincian sebagai berikut :

  1. Jenis pinjaman KPR subsidi/bagi MBR, bunga sebesar 5 persen. Dan untuk jenis pinjaman non-MBR; bunga sebesar BI RR ditambah 3 persen selama jangka waktu 20 tahun
  2. Jenis pinjaman PUMP subsidi/bagi MBR, bunga sebesar BI RR ditambah 3 persen dengan jangka waktu tidak lebih dari 15 tahun. Sementara untuk non-MBR tidak mendapatkan PUMP berdasarkan PBI.
  3. Jenis pinjaman Renovasi Perumahan, bunga sebesar BI RR ditambah 3 persen dengan jangka waktu 10 tahun.
  4. Jenis pinjaman Kredit Konstruksi, bunga sebesar BI RR ditambah 4 persen dengan maksimal pinjaman sebesar 80 persen dari RAB selama 5 tahun.

baca juga :

Berita Terkini: Polisi yang Ikut Amankan Raja Salman Akan Dapat Naik Haji Gratis Lho !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY