Berita Terkini: BPJS Ketenagakerjaan Beri Fasilitas KPR Untuk Pekerja, Ini Syaratnya !

0
393
bpjs ketenagakerjaan
Copyright ©bisnisLiputan6

Berita Terkini: BPJS Ketenagakerjaan Beri Fasilitas KPR Untuk Pekerja, Ini Syaratnya !

Indowarta.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kini memberikan fasilitas pembiayaan rumah dan juga uang muka kredit kepemilikan rumah (KPR) untuk para peserta BPJS Ketenagakerjaan. Program ini salah satu manfaat layanan tambahan (MLT) guna meningkatkan kesejahteraan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Fasilitas ini diperuntukkan bagi seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan, baik mereka yang masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ataupun kategori non – MBR.

Agus Susanto selaku Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menuturkan jika pengembangan MLT memilki tujuan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan peserta BPJS melalui kepemilikan rumah yang layak dan juga guna mendukung program sejuta rumah dari pemerintah.

Agus Susanto
Copyright ©Manajemen Pembiayaan Kesehatan

Direktur Utama BPJS tersebut juga berharap jika program ini dapat menjadi daya tarik untuk meningkatkan serta memperluas cakupan kepesertaan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Agus menjelaskan, persyaratan pemberian KPR dan PUMP bagi MBR diatur sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh pemerintah, maksimal pembiayaan KPR dan PUMP hingga 99 persan dari harga rumah yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Sedangkan pemberian KPR maksimal 95 persen dengan harga rumah maksimal sebesar Rp 500 juta, bagi pekerja pada kategori non – MBR. sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 17/10/PBI/201 PUMP ini tidak diperkenankan bagi para pekerja dengn kategori ini.

Sedangkan untuk jenis PRP yang ditujukan untuk merenovasi rumah pekerja, besarnya dana pinjaman adalah sebesar Rp 50 juta. Dan untuk pembiayaan kredit konstruksi khusu ditujukan untuk developer perumahan yang membangun rumah tapak atau rumah susun bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Patokan besaran bunga pembiayaan rumah dan KPR ini merujuk pada rate Bank Indonesia Reverse Repo (BI RR), dengan rincian sebagai berikut:

  1. Jenis pinjaman KPR subsidi/bagi MBR: bunga sebesar 5 persen. Dan untuk jenis pinjaman non-MBR: bunga sebesar BI RR + 3 persen selama jangka waktu 20 tahun.
  2. Jenis pinjaman PUMP subsidi/bagi MBR: bunga sebesar BI RR + 3 persen dengan jangka waktu tidak lebih dari 15 tahun. Sementara untuk non-MBR tidak mendapatkan PUMP berdasarkan PBI.
  3. Jenis pinjaman renovasi perumahan: bunga sebesar BI RR + 3 persen dengan jangka waktu 10 tahun.
  4. Jenis pinjaman kredit konstruksi: bunga sebesar BI RR + 4 persen dengan maksimal pinjaman sebesar 80 persen dari RAB selama 5 tahun.

Tingkat bunga dari semua jenis pinjaman yang berlaku sepanjang waktu pinjaman. Tidak seperti tingkat Bunga KPR lain, yang bisa jadi murah di tahun awal namun kemudian naik drastic ketika tahun berikutnya.

BACA JUGA BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pensiunan Ikut ‘Perisai’

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY