Berita Terkini: Disubsidi Oleh Pemerintah, Banyak yang Tertarik dengan KPR BPJS Ketenagakerjaan ?

0
702
BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkini: Disubsidi Oleh Pemerintah, Banyak yang Tertarik dengan KPR BPJS Ketenagakerjaan ?

Indowarta.com– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyediakan fasilitas pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang akan menggandeng PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai bank penyalur KPR kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) peserta BPJS ketenagakerjaan.

Pada program kali ini, BPJS ketenagakerjaan ini akan berperan sebagai penyokong likuiditas BTN dalam menyalurkan fasilitas KPR. Direktur Consumer Banking BTN Handayani mengatakan bahwa dalam kerja sama itu, nasabah akan dimasukkan ke dalalm program KPR BTN Subsidi. Program tersebut merupakan program kredit pemilikan rumah yang berkerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumhan Rakyat (PUPR).

Lalu untuk suku bunga yang akan ditawarkan pun juga cukup rendah yakni sebesar 5 persen dengan tenor maksimal 20 tahun untuk pembelian rumah tapak dan juga rumah susun. Nasabah diharuskan untuk membayar uang muka sebesar 1 persen. Lalu mereka akan mendapatkan perlindungan asuransi jiwa dan kebakaran.

bpjs ketenagakerjaan
Copyright ©bisnisLiputan6

Handayani pada hari Selasa 28 Februari 2017 mengatakan “Bunga 5 persen fixed 20 tahun berlaku jika anggota BPJS mengikuti KPR Subsidi dengan persyaratan sesuai ketentuan program KPR subsidi. Jika tidak memenuhi ketentuan KPR subsidi maka nasabah itu tidak memenuhi ketentuan KPR subsidi dan akan mendapatkan bunga dengan besaran sesuai BI 7 Days Reverse Repo rate plus 3 persen (7,5 persen)”.

BTN telah menentukan beberapa persyaratan untuk bisa menikmati fasililtas KPR subsidi. Beberapa persyaratan itu adalah merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki domisili di Indonesia, berusia 21 tahun ataupun sudah menikah. Pemohon merupakan pasangan suami istri yang masih belum memiliki rumah dan juga belum pernah mendapatkan subsidi untuk kepemilikan rumah.

Lalu untuk masalah gaji, BTN telah memberikan syarat bahwa nasabah ini harus memiliki gaji pokok yang tidak melebihi Rp 4 juta untuk bisa mengajukan KPR Rumah Sejahtera Tapak dan Rp 7 juta untuk Rumah Sejahtera Susun dengan masa kerja atau usaha minimal 1 tahun.

baca juga :

Berita Terkini: Mengintip Rencana Liburan Raja Salman Nanti Saat Di Indonesia !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here