Berita Terkini: Rizieq Shihab Minta Manjelis Hakim Untuk Segera Menahan Ahok !

0
1196
Rizieq Shihab
Copyrigth©okezone

Berita Terkini: Rizieq Shihab Minta Manjelis Hakim Untuk Segera Menahan Ahok !

Indowarta.com– Imam Besar Front Pembela Islam atua FPI yakni Habib Rizieq Shihab ini telah menjadi salah satu ahli yang akan memberikan kesaksian pada sidang perkara dugaan penoddaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa dengan nama Ahok. Di dalam persidangan, Habib Rizieq ini telah meminta kepada majelis hakum untuk segera melakukan penahanan terhadap Ahok.

Habib Rizieq Shihab pun menyebutkan bahwa Ahok ini berpotensi untuk melarikan diri. Tidak hanya itu saja, Habib Rizieq juga menyebutkan bahwa Ahok seringkali mengulangi perbuatannya melakukan penodaan agama.

Rizieq di dalam sidang di auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan pada  hari Selasa 28 Februari 2017 mengatakan “Tadi saya sampaikan kepada majelis hakim, karena terdakwa ini terus menerus mengulangi kesalahan, terus menodai agama, terus menghina Al-Maidah, terus menghina para ulama”.

Rizieq Shihab
Copyrigth©rajaberita

Rizieq melanjutkan “Jadi saya minta majelis hakim untuk segera menahan terdakwa karena sudah berulang kali. Juga terdakwa ini berpotensi melarikan diri sebelum diputuskan nanti. Jangan sampai menjadi penyesalan di kemudian hari, kita minta kepada majelis hakim untuk segera menahan terdakwa”.

Lalu dalam sidang kasus dugaan penistaan agama ini, Habib Rizieq juga sempat menyampaikan bahwa Ahok kerap menyindir mengenai Al Maidah 51 sebelum kejadian pidato di Kepulauan Seribu. Habib Rizieq memberikan contoh pada saat Ahok diwawancarai oleh media pada tanggal 30 Maret 2016, Ahok juga sempat menyebutkan mengenai surat Al Maidah ayat 51. Hal lalin pada saat Ahok berpidato di kantor Partai Nasdem.

Rizieq pada saat  bersaksi mengatakan “Tanggal 31 September, terdakwa ini di kantor DPP NasDem. Itu meminta lawan politiknya agar tidak memakai Surat Al-Maidah ayat 51”. Selain itu Habib Rizieq juga telah menyebutkan bahwa permohonan maaf tidak akan menghapus pidana. Dirinya menyebutkan bahwa proses hukum masih akan tetap berjalan bagi pada penoda agama.

Habib menyebutkan bahwa penoda agama ini adalah haram dilakukan oleh siapa pun. Bila seorang penoda agama itu merupakan seorang Muslim, maka orang tersebut diminta untuk bertobat.

baca juga :

Berita Terkini: Bukti Ahok Kembali Hina Agama Akan Mempersulit dalam Sidang ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here