Berita Terkini: Termasuk Langgar Kesusilaan, Makan Mayit Bisa Dipolisikan?

0
424
yohana-yembise
Copyright ©Tribun Medan

Berita Terkini: Termasuk Langgar Kesusilaan, Makan Mayit Bisa Dipolisikan?

Indowarta.com – Yohana Yembise selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak turut mengecam karya seni ‘Makan Mayit’ yang kini menjadi kontroversi dikalangan masyarakat dunia maya karena dapat melanggar norma kesusilaan. Yohana bahkan meminta polisi untuk ‘mengurus’ kasus karya seni tersebut.

Yohana Yembise bahkan mengatakan jika karya ‘Makan Mayit’ tersebut sudah termasuk dalam kasus yang melanggar norma kesusilaan, kepatutan, agama dan jika benar terbukti akan mendapatkan ancaman hukuman penjara sesuai pasal dan UU yang berlaku.

“Kami juga mendesak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini karena karya seni ini telah melanggar norma kesusilaan, kepatutan, agama dan bila terbukti melanggar UU akan dikenakan Pasal 27 ayat 1 Undang- Undang ITE dan pasal 282 ayat 3 KUHP kesusilaan,” ujar Yohana dalam keterangannya, Selasa (28/2)

Makan Mayit
Copyright ©Isntagram

Menteri yang tergabung dalam cabinet kerja 2014 – 2019 itu juga menambahkan bahwa munculnya fenomena itu akan memungkinkan munculnya modus penjualan organ tubuh manusia yang termasuk dalam bentuk perdagangan manusia di Tanah Air. Yohana mengatakan jika hal ini juga sudah terjadi di luar negeri.

“Hal ini mengingat sudah banyak kasus serupa terjadi di luar negeri,” tutur Yohana.

Berdasarkan keterangan pers dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, karya seni yang dipamerkan oleh pencetusnya yaitu Natasha Gabriella Tontey tersebut menampilkan suguhan makanan yang berbentuk menyerupai tubuh bayi, karya tersebut telah disuguhkan dalam satu pameran yang digelar di Footurama Jakarta pada bulan Januari 2017 lalu.

Karya ‘Makan Mayit’ ramai diperbincangkan serta menuai kontroversi, banyak yang memprotes karya tersebut di media social seperti Instagram. Sebagian dari netizen yang adalah seorang ibu memposting ketidaksukaannya dengan hastag #MakanMayit dan mengatakan jika karya tersebut tidak layak ditampilkan.

Beberapa foto diunggah memperlihatkan bentuk bayi yang sedang meringkuk, tubuh bayi yang digunakan sebagai wadah makanan dan juga otak.

Natasha sendiri belum memberikan komentar tentang pernyataan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, juga tidak ada tanggapan terkait dengan ketidaksetujuan para ibu dengan karya seni ‘Makan Mayit‘ yang di publikasikan di media social.

BACA JUGA Berita Terkini: Fenomena Makan Mayit Makin Dikecam, Begini Penjelasan Kartika!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY