Berita Terkini: Indonesia Wajib Waspadai Agenda Tersembunyi China ?

0
1117
Agenda China
Copyright©SINDOnews

Indonesia Wajib Waspadai Agenda Tersembunyi China ?

Indowarta.com – Pemerintah Indonesia diimbau untuk lebih waspada di balik hubungan kerja sama dengan China. Dikhawatirkan ada agenda China yang tersebunyi dibalik niat untuk bekerja sama dengan Indonesia.

Seperti yang telah dikatakan oleh Dosen Universitas Pertahanan (Unhan) Syaiful Anwar, jika kekuatan ekonomi selalu dimanfaatkan sebagai instrument negara untuk menekan negara lain. Sehingga mungkin saja ada Agenda China yang tersembunyi dibalik itu.

Selain ekonomi, mekanisme tekanan negara lain di dunia Internasional juga menggunakan instrument diplomasi dan militer. Biasanya tekanan tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari yang lunak hingga yang paling keras.

Agenda China
Copyright©pikiran rakyat

Hal itu disampaikan oleh Syaiful dalam acara seminar yang bertajuk Pertahanan dan Bela Negara di Auditorium Universitas Gunungjati (Unswagati) Cirebon pada Senin 27 Februari 2017 lalu.

Menurutnya anggaran pertahanan negara Tirai Bambu tersebut saat ini justru mengalami kenaikan. Padahal, anggaran pertahanan di sejumlah negara saat ini cenderung mengalami penurunan. Jadi kemungkinan Agenda China yang tersembunyi.

Syaiful juga mengatakan, bahwa negara adidaya Amerika Serikat pada tahun 2014 telah mengalokasikan anggaran pertahanan sebesar 624.960 juta dolar AS. Namun saat ini turun menjadi 595.330 juta dolar AS. Anggaran pertahanan negara AS tersebut setara dengan 80 kali lipat APBN Indonesia.

Ia juga menambahkan, negara lain seperti Perancis sebelumnya 56.708 juta dolar AS pada tahun 2014 lalu namun pada tahun 2015 menurun menjadi 56.467 juta dolar AS. Kemudian di negara Jepang, yang sebelumnya sebesar 50.842 juta dolar AS menjadi 49.298 juta dolar AS.

Kemudian negara Saudi Arabia anggaran pertahanan yang sebelumnya 49.649 juta dolar AS kini menjadi 46.277 juta dolar AS. Akan tetapi China justru menjadi naik dari 175.066 juta dolar AS menjadi 190.914 juta dolar AS.

Jauh sebelumnya, banyaknya tenaga kerja asing asal China juga telah dicurigai jika hal itu ada unsur kesengajaan. Modus masuknya tenaga kerja asal Tiongkok itu melalui sebuah perusahaan penanaman modal asing.

Wakil Ketua Umum Partai gerindra, Arief Poyuono mengatakan jika pemakaian tenaga kerja asing oleh banyak investor dari china dalam bidang pertambangan ternyata hanya untuk mengakali dan merampok hasil sumber daya alam Indonesia dengan harga murah meriah.

Baca Juga Viral di FB, Ini Lho Sebenarnya Makna Indochina yang Mesti Kamu Ketahui !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY