Berita Terkini: KPK Mulai Dalami Hubungan Emirsyah Satar dan Tersangka Lainnya !

0
305
Begini Riwayat Karir Sosok Emirsyah Satar, Mantan Dirut Garuda Indonesia yang Berakhir Dalam Serbuan KPK !
Copyrigth©SINDOnews

Berita Terkini: KPK Mulai Dalami Hubungan Emirsyah Satar dan Tersangka Lainnya !

Indowarta.com– Komisi Pemberantasan Korupsi atau  yang disebut dengan KPK ini akan memeriksa mantan Direktur Utama Garuda Indonesia yakni Emirsyah Satar sebagai saksi untuk Soetikno Soedarjo terkait dengan kasus dugaan suap dalam pengadaan mesin pesawat dari Roll Royce di PT. Garuda Indonesia dan juga pengadaan pesawat Airbus. Pada pemeriksaan kali ini, penyidik KPK ini akan mendalami lebih lanjut hubungan yang terjalin antara Emirsyah dengan para tersangka yang lainnya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK pada hari Rabu 1 Maret 2017 ini telah mengatakan bahwa pemeriksaan yang akan dilakukan kali ini adalah KPK akan mendalami lebi lanjut mengenai hubungan antara para tersangka. Febri mengatakan “Indikasi yang kita sampaikan sejak awal adalah SS (Soetikno Soedarjo) diduga memberikan hadiah atau janji kepada ESA (Emirsyah Satar) terhadap pengadaan pesawat atau mesin pesawat di PT Garuda”.

Eks Dirut Garuda
Copyrigth©tstatic

Sebelumnya Emirsyah Satar telah mengatakan bahwa kedatangan dirinya ke KPK ini guna pemeriksaan sebaagi saksi dari Soetikno Soedarjo yang merupakan pendiri dari PT. Mugi Rekso Abadi. Emir setelah dilakukan pemeriksaan di Gedung KPK mengatakan abhwa dirinya hadir sebagai saksi untuk Soetikno.

Setelah menjalani pemeriksaan itu, Emir pun menyebutkan bahwa dirinya akan kooperatif kepada penyidik terkait dengan kasus dugaan korupsi tersebut. Pada pemeriksaan yang sudah terjadi kali ini, Emir telah diperiksa selama 6 jam.

Pada 28 Februari 2017 kemarin KPK telah memeriksa Soetikno Soedarjo  yang merupakan pendiri dari PT. Mugi Rekso Abadi terkait dengan alliran dana tersebut. KPK telah mengungkap kasus dugaan suap terkait dengan pengadaan mesin pesawat PT. Garuda Indonesia. Perusahaan yang telah menyediakan mesin pesawat itu adalah PT. Rolls Royce.

Dalam kasus dugaan suap pengadaan mesin dan juga Airbus ini, KPK telah menyetapkan sebanyak dua tersangka yakni Emirsyah Satar (ESA) mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia periode 2005-2014, dan Soetikno Soedarjo (SS), pendiri dari Mugi Rekso Abadi (MRA).

 

baca juga :

Berita Terkini: Operasi Simpatik 2017 Dimulai, Pengendara Dihimbau Tertib Lalu Lintas !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY