Berita Terkini: Begini Jadinya Jika Ahok Buka-bukaan Soal Gaji!

0
4300
Ahok
Copyrigth©Kompas

Begini Jadinya Jika Ahok Buka-bukaan Soal Gaji!

Indowarta.com – Banyak orang yang merasa penasaran soal berapa gaji yang diterima oleh seorang Gubernur DKI Jakarta. Pasti gaji yang diterima oleh seorang gubernur tidaklah sedikit, melihat antusiasme dari setiap Paslon yang berusaha untuk merebutkan kursi nomor satu di DKI tersebut.

Baru-baru ini rupanya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok blakblakan soal pendapatannya setiap bulannya. Ini merupakan hal yang langka dilakukan oleh seorang gubernur yang mau mengatakan pendapatan yang diperoleh.

Pria yang kerap disapa Ahok tersebut menceritakannya kepada perwakilan wajib pajak yang menerima Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan perkotaan (SPPT PBB-P2) Yahun 2017.

Ahok
Copyrigth©SeputarNKRI

Awalnya ia mneceritakan soal pendapatan pajak daerah yang digunakan sangat hati-hati oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk juga saat menggunakan pajak untuk kebutuhan mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Pria 50 tahun tersebut mengatakan jika saat ini hidupnya sangat baik, ia juga tidak membeli mobil dinas yang aneh-aneh, ia mengaku hanya naik Kijang. Ia juga mengatakan jika mobil Land Cruiser yang ia gunakan tersebut merupakan mobil yang telah dibeli oleh Pemprov DKI Jakarta sejak dulu.

Dari situlah, Ahok kemudian menceritakan tentang jumlah gajinya. Ia mengaku bahwa pendapatannya saat menjadi wakil gubernur dulu lebih banyak jika dibandingkan dengan saat ia menjadi gubernur. Pasalnya saat ia menjadi wagub, ia bisa mendapatkan bonus sebesar 10 kali gajinya dan mampu menyisakan uang hingga Rp 1 miliar untuk dideposito.

Karena saat itu PBB masih dikelola oleh Menteri Keuangan. Menteri Keuangan kemudian menugaskannya untuk menarik PBB. Apabila ia mampu memenuhi tagihan sekian persen, ia akan mendapatkan bonus maksimum 10 kali gajinya. Kira-kira berapa ya?

Bisa dihitung sendiri lah Rp 70 jutaan dikalikan 10, lumayan banyak ya. Namun saat Ahok menjabat sebagai gubernur, penarikan pajak diserahkan kepasa Dinas Pajak DKI Jakarta, sehingga ia tidak lagi bisa mendapatkan bonus dari penagihan pajak.

Jadi saat PBB diserahkan ke Kepala dinas Pajak DKI, 10 kali gajinya dipotong, begitu ia menjadi seorang gubernur dalam sebulan ia hanya mendapatkan Rp 80 jutaan dan tidak sampai Rp 1 miliar.

Namun Ahok mengaku bahwa ia tidak kecewa, ia menuturkan ia tetap semnagat bekerja dan tidak tergoda untuk melakukan korupsi, pasalnya ia dapat membantu orang menggunakan uang operasionalnya, ia tidak perlu mengeluarkan uang pribadinya setiap memberikan bantuan kepada orang lain.

Bahkan ia juga mengatakan jika uang operasionalnya dapat ditelusuri. Ia sengaja menceritakan mengenai gajinya agar masyarakat percaya dengan penggunaan pajak yang dilakukan oleh Pemprov DKI, dan berharap masyarakat yang membayar pajak semakin banyak.

Baca Juga Berita Terkini: Diprotes Wakil Ketua Timses Anies Sandi, Ahok Beri Penjelasan Soal Pembagian KJP !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY