Berita Terkini: Pendeta Max, Pelapor Rizieq Shihab Ini Diperiska Bareskrim!

0
4183
Pendeta Max
Copyrigth©poskotanews

Berita Terkini: Pendeta Max, Pelapor Rizieq Shihab Ini Diperiska Bareskrim!

Indowarta.com– Pihak polisi kini telah memanggil Max Evert Tangkudung yang merupakan pendeta yang telah melaporkan Imam Besar Front Pembela Islam atau FPI yakni Habib Rizieq Shihab ke pihak polisi. Pendeta Max telah melaporkan Habib Rizieq ke pihak polisi atar dugaan tindak penodaan agama.

Kuasa hukum Max yakni Makarius Nggiri ini telah mengatakan bahwa kliennya pada saat ini hanya diminta keterangan terkait denga pelaporan yang dibuat pada tanggal 26 Januari 2016.  Terdapat 14 pertanyaan yang telah dilayangkan oleh penyidik kepada Pendeta Max.

Makarius di Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat pada hari Jumat 3 Maret 2017 mengatakan “Pertanyaan yang diajukan adalah riwayat Pak Max. Kapan jadi pendeta”.

Makarius telah mengatakan bahwa Pendeta Max ini juga ditanyai mengenai barang bukti berupa video yang telah didapatkan. Menurut Makarius, Pendeta Max ini telah mendapatkan video yang berisi ceramah Habib Rizieq Shihab itu dari situs berbagi video Youtube.

Pendeta Max
Copyrigth©viva

Makarius mengatakan “Itu dijelaskan bahwa 18 Januari 2017, beliau (Max) melihat video tersebut yang terkait dengan ajakan membunuh pendeta”. Makarius mengaku bahwa pihaknya juga tidak menyerahkan barang bukti baru untuk melengkapi laporan tersebut. Makarius mengatakan bahwa terkait dengan statsu dari laporan yang telah dibuat oleh Pendeta Max itu kini masih dalam tahap penyelidikan.

Sebelumnya Habib Rizieq telah dilaporkan ke polisi mengenai ucapannya yang telah diduga menimbulkan provokasi antar umat beragama. Hal itu telah terekam dan menyebar melalui media sosial.

Habib Rizieq ini telah dilaporkan oleh seorang pendeta yang bernama Max Evert Ibrahim Tangkudung ini telah membeberkan mengenai ucapan dari Habib Rizieq yang telah dianggap provokatif itu. Max di Bareskrim Polri, Jakarta pada hari Kamis 26 Januari 2017 itu telah mengatakan “Setelah melihat itu (video ceramah) timbul rasa was-was juga, kata-kata ini merangsang orang lain untuk melakukan (pembunuhan), ini kan berbahaya nanti kalau terjadi apa-apa dengan saya, bisa ngamuk orang di Manado, dikiranya dibunuh saya”.

baca juga :

Berita Terkini: Sudah Menikah 3 Kali, Berikut Fakta Menarik Diblaik Sosok Raja Salman yang Harus Kamu Ketahui !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY