Berita Terkini: Kekecewaan Mahfud MD Soal Insiden Khalid Basalamah!

0
601
Khalid Basamalah
Copyrigth©inilah-salafi-takfiri

Berita Terkini: Kekecewaan Mahfud MD Soal Insiden Khalid Basalamah!

Indowarta.com– Mahfud MD ini telah menyayangkan bahwa adanya laporan pengusiran atau penghentian pengajian Ustaz Khalid Basamalah oleh ormas tertentu di Sidoarjo. Mahfud megatakan bahwa seharusnya tindakan yang bretentangan dari segi hukum tersebut tidak perlu terjadi.

Mahfud MD pada hari Minggu 5 Maret 2017 malam hari mengatakan “Pertama ya dari sudut hukumnya dulu, dari sudut hukum ya menghentikan orang ceramah atau membubarkan sebuah acara itu hanya menjadi wewenang aparat keamanan yaitu polisi”.

 Ketua Mahkamah Agung periode 2008 hingga 2011 ini telah menjelaskan bahwa warga atau ormas tidak memiliki hak untuk bertindak sendiri. dirinya menyatakan bawha tindakan kekerasan dan juga pembubaran itu tidak diperbolehkan.

Mahfud menjelaskan bahwa memang sudah berdasarkan ketentuan hukum bahwa petugas kepolisian dan juga aparta TNI ini telah diberikan kewenangan untuk melakukan monopoli tindakan-tindakan keamanan.

Khalid Basamalah
Copyrigth©waspada

Mahduf MD mengatakan “Konstitusi dan hukum memberi monopoli untuk melakukan tindakan-tindakan pengamanan, termasuk menggunakan senjata, polisi itu diberi monopoli, tapi kalau orang sipi nggak boleh”.

Sementara itu Kapolresta Sidoarjo Kombespol Anwar Nasir ini telah menegaskan bahwa pihaknya kini sudah memberikan saran agar Khalid Basamalah ini tidak melakukan ceramah pada pengajian hari Sabtu 5 Maret 2017 kemarin di Masjid Shalahudin Sidoarjo. Saran itu telah disampaikan karena adanya penolakan dari GP Ansor Sidoarjo.

Tidak  hanya pertama ini saja penolakan ini telah terjadi. Pada beberapa pengajian yang lain seperti di Gresik, Surabaya dan juga Mojokerto ini juga terdapat sekelompok masyarakat yang telah menolak kehadiran dari Khalid Basamalah. Anwar mengatakan bahwa menurut mereka isi dari ceramah yang telah disampaikan oleh Khalid Basamalah ini mendiskreditkan amaliyah Nadhatul Ulama.

Namun di sisi lain pihak polisi sendiri tidak bisa melarang siapapun untuk beribadah ataupun melakukan pengajian. Anwar mengatakan “Pada prinsipnya kami menjamin kebebasan beribadah, namun karena ada penolakan dari GP Ansor maka disarankan penceramah diganti ustaz lain”. Sebelumnya Khalid Basamalah ini telah dijadwalkan untuk mengisi sebuah pengajian pagi dan juga tabligh akbar yang digelar ba’da magrib.

baca juga :

Berita Terkini: Kedatangan Raja Salman Ke Indonesia Terkait Aksi Bela Islam?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY