Berita Terkini: Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Taksi Online Segera Ditetapkan!

0
796
taksi online
Copyrigth©KreditGoGo

Berita Terkini: Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Taksi Online Segera Ditetapkan!

Indowarta.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah siap menerapkan tarif batas bawah dan batas atas untuk tarif taksi online. Hal itu menjadi salah satu hal penting di dalam revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 23 Tahun 2016 yang mengatur tentang taksi online.

Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan menuturkan jika dalam revisi Peraturan Menteri Perhubungan tersebut juga mengatur tentang Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK dan uji KIR untuk kendaraan taksi online, dan juga mengatur kewajiban perusahaan untuk membayar pajak.

“Kita juga atur juga ada batas atas batas bawah, dan kewajiban perusahaan harus bayar pajak,” ucap Budi Karya ketika ditemui di Komplek Istana, Jakarta pada Senin (6/3).

Disamping itu, Menteri Perhubungan tersebut mengatakan jika di dalam revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32/2016 itu juga terkait dengan penggunaan kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) sebagai taksi online.

taksi
Copyrigth©Merdeka

Untuk penerapan tarif batas bawah dan tarif batas atas, hal itu masih dalam proses sosialisasi pemerintah yang kini tengah di lakukan oleh Pemerintah di Ujung Pandang, Makassar dan juga Medan, Sumatera Utara. Budi mengatakan penentuan tarif sendiri akan dilakukan melalui survey.

“Nentuinnya lewat survei, sekarang lagi sosiasilasi di Ujung Pandang dan Medan,” tambah Budi.

Dengan seperti itu, untuk kedepannya tarif taksi online akan hampir sama dengan skema penerapan tarif yang sudah berlaku pada taksi konvensional pada umumnya.

“Iya, kalau tidak bahaya,” jelas Budi.

Berkaitan dengan penyelesaian revisi sendiri, Budi menuturkan jika revisi Permenhub akan segera selesai dalam kurun waktu satu hingga dua bulan kedepan. Revisi Peraturan Menteri Perhubungan 32/201 tersebut mengakomodasikan masukan dari taksi konvensional maupun dari taksi online.

Tujuan dari Peraturan Menteri Perhubungan 32/2016 sendiri yang menyangkut tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek itu bertujuan agar ada kesetaraan antara taksi online dan juga taksi konvensional sehingga keduanya dapat bersaing secara sehat dan juga secara bisnis.

BACA JUGA Berita Terkini: Begini Cara Ampuh, Ketahui Taksi Online Siluman!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here