Berita Terkini: Grab Putuskan Kemitraan dengan Pengemudi yang Ancam Penumpang dengan Nada SARA!

0
985
Grab
Copyrigth©twimg

Berita Terkini: Grab Putuskan Kemitraan dengan Pengemudi yang Ancam Penumpang dengan Nada SARA!

Indowarta.com– Marketing Director Grab Indonesia Mediko Azwar telah mengatakan bahwa pihaknya kini telah memutuskan kemitraan dengan pengemudi Grab, Triwahyuno yang mengancam penumpang bernama Nadya Barner.

Mediko dalam keterangan tertulisnya pada hari Selasa 7 Maret 2017 mengatakanbahwa berdasarkan hasil investigasi berdasarka bukti yang terkait dengan kejadian itu, pihaknya telah memutus kemitraan dengan pengemudia yang bersangkutan.

Tidak hanya itu saja, pihak dari Grab juga menyatakan siap memberikan dukungan kepada Nadya jika ingin melaporkan Triwahyuno kepada pihak kepolisian. Mediko megatakan bahwa tindak tegas ini harus dilakukan untuk menegakkan kode etik para pengemudinya.

Grab
Copyrigth©twimg

Manajemen Grab akan mengadakan pelatihan berkala bagi para pengemudi agar beretika lebih baik untuk menghindari kejadian yang serupa terjadi lagi. Mediko mengatakan “Salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan ulang secara berkala kepada para mitra pengemudi mengenai etika pelayanan kepada penumpang sesuai dengan kode etik yang berlaku dan sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh penumpang tersebut”.

Melalui media sosial Facebook, Nadya telah membagikan insiden yang telah dia alami. Dia membagiakn certanya itu di media sosial Fb pada hari Senin 6 Maret 2017. Pengalamannya itu bermula pada saat Nadya memesan Grabike dari Jalan Tol Cawang Grogol ke PT. Metraplasa kurang lebih pukul 10.32 WIB pada hari Kamis 2 Maret 2017.

Nadya menceritakn dalam akun media sosialnya itu “Saya pesan GrabBike dan dapat telepon dari pengemudi menyuruh saya membatalkan pemesanan karena jaraknya ke tempat saya. Dia bilang batalkan karena dia masih jauh, jadi saya membatalkan berkali-kali, tetapi aplikasi tidak bisa karena pengemudi sudah mengclick “en route”.

Nadya pun telah menelepon balik Triwahyuno untuk memberi tahu masalahnya dan juga memnita Triwahyuno yang membatalkan. Setelah menaiki ojek online lainnya, Nadya telah ditelepon berkali-kalil oleh Triwahyuno dengan ucapan yang sangat kasar. Bahkan Nadya pengatakan bahwa pegemudi itu mengatakan dirinya “brengsek” melalui Whatsapp. Teror dari Triwahuyuno tidak berhenti di situ saja, pada  hari Senin Nadya telah mendapatkan ancaman dari Triwahuno melalui Whatsapp. Ancamana itu bernda SARA.

baca juga :

Berita Terkini: Jusuf Kalla Sebut Alasan Kenapa Munculnya Gojek, Grab dan Uber di Jakarta !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY