Berita Terkini: Ratusan Unggas Mati, Positif Kena Flu Burung!

0
621
flu burung
Copyrigth©metrotvnews

Ratusan Unggas Mati, Positif Kena Flu Burung!

Indowarta.com – Ratusan unggas yang ada di Cirebon, Jawa Barat positif terserang flu burung. Akibat wabah tersebut unggas milik warga mendadak mati. Beberapa terakhir ini, Kabupaten Cirebon memang tengah digegerkan dengan maraknya wabah tersebut.

Mengetahui kabar tersebut petugas medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon bersama dengan Kementeruan RI pun langsung mengecek ke lokasi. Mereka mengambil sampel sejumlah unggas milik warga untuk memastikan adanya wabah H5N1.

Menurut keterangan dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Ali Efendi, dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh petugas di kandang itik yang berada di desa Pangenan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, dari 500 ekor itik yang telah diperiksa 150 itik dinyatakan posistif terjangkit flu burung.

flu burung
Copyrigth©MerahPutih

Pemeriksaan tersebut menindaklanjuti laporan dari warga yang meninggal baru-baru ini yang diduga terkena flu burung. Selain itu Ali ingin memastikan apakah wabah tersebut telah benar-benar sudah menyerang hewan di Cirebon.

Bahkan kabarnya tiga orang warga Kabupaten Cirebon tengah dilakukan observasi karena tinggal dilingkungan yang berdekatan dengan unggas yang positif flu burung. 105 ekor iti yang telah dinyatakan terkena flu burung pun kini telah dimusnahkan.

Sedangakn sisa itik sekitar 395 ekor yang masih hidup dan belum dimusnahkan. Ali mengatakan jika seharusnya ratusan itik yang kini masih hidup seharusnya juga dimusnahkan. Akan tetapi Ali mengakui untuk pemusnahan itu belum ada dana penggani yang diberikan kepada pemiliknya.

Sehingga ia berencana untuk mendatangi pemilik itik untuik meminta kesadaran dari sang pemilik untuk memusnahkan itiknya yang masih hidup. Nantinya Ali akan menggandeng Dinas Kesehatan dan instasi terkait lainnya.

Kasus flu burung tersebut baru kembali menyerang Cirebon, pasalnya sepanjang tahun 2016tidak ada unggas yang terserang virus tersebut. Vaksinasi terhadap unggas sebarnya telah dilakukan setiap hari, namun memang belum sampai ke wilayah Pangenan.

Selain itu jumlah vaksin yang tersedia juga tidak mencukupi untuk melakukan vaksin ke seluruh unggas di Kabupaten Cirebon. Dengan jumlah unggas seluruhnya yang mencapai tiga juta ekor, namun jumlah vaksin yang tersedia hanya cukup untuk melakukan vaksinasi untuk 70 ribu ekor unggas.

Baca Juga Berita Terkini: Mulai Mewabah, Virus Anthrax  Bisa Hancurkan Niaga Sapi di Yogya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here