Berita Terkini: Polisi Gelar Patroli Usai Bentrok Sopir Angkot Vs Driver Ojek Online!

0
584
bentrok tangerang
Copyright©twitter

Berita Terkini: Polisi Gelar Patroli Usai Bentrok Sopir Angkot Vs Driver Ojek Online!

Indowarta.com – Polisi menggelar patroli guna mencegah timbulnya aksi balas dendam dari pihak sopir angkutan kota dan pengemudi ojek online di Tangerang. Kegiatan patroli tersebut dilakukan pasca bentrok sopir angkot dan pengemudi ojek online.

Kombes Harry Kurniawan selaku Kapolres Metro Tangerang Kota mengatakan jika pihaknya memang akan menggelar patroli  dan akan dilaksanakan pada malam hari ini tepat pada Kamis (9/3).

Ia juga menuturkan jika pihaknya juga dibantu oleh personil dari Polda Metro Jaya, TNI dan Satpol PP Pemerintah Kota Tangerang untuk melakukan patrol yaitu berkeliling pada malam ini, serta memastikan tidak ada aksi bentrok supir angkot dan pengemudi ojek online susulan.

bentrok tangerang
Copyright©twitter

“Dari Polda Metro kami di-back up dua kompi Brimob dan Sabhara. Dan dari TNI ada tiga kompi. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, kita lakukan patroli gabungan bersama unsur TNI dan Satpol PP,” jelas Harry Kurniawan.

Untuk sasaran patroli sendiri adalah beberapa lokasi yang dianggap oleh aparat rawan, seperti missal terminal dan juga tempat keramaian. Di sisi lain Harry membantah terkait broadcast yang menyebutkan jika akan ada aksi balas dendam dari sopir angkot yang akan terjadi di beberapa wilayah seperti pintu air 10, FM3, Sangiang, dan Jalur Modelan Metos Tangerang.

Dalam broadcast tersebut menyebutkan jika sopir angkot tengah mengincar para pengemudi ojek dengan menyamar menggunakan motor dan mobil, sehingga pengemudi ojek diminta untuk tidak mengeluarkan Handphone selama berada di jalan. Harry sendiri mengatakan bahwa pesan broadcast tersebut palsu atau hoax belaka.

Dan yang terakhir, Harry Kurniawan menghimbau kepada kedua belah pihak aksi bentrok supir angkot dan pengemudi ojek untuk menahan diri dan menjalankan apa yang telah menjadi keputusan dan disepakati dalam proses mediasi pada Rabu (8/3) malam kemarin.

Kedua belah pihak diminta untuk tidak mudah terprovokasi atau memprovokasi dengan melakukan penyerangan atau aksi balas dendam yang akan memicu aksi bentrok susulan.

“Kami mengimbau kedua pihak untuk berkomitmen menjaga apa yang sudah disepakati, tidak ada saling balas dendam, tahan emosi,” himbau Harry

BACA JUGA Berita Terkini: Driver GoJek dan Penarik Bentor Di Medan Terlibat Bentrok !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY