Berita Terkini: Begini Cerita Ahok yang Pernah Mau Dipindah Dari Komisi II DPR!

0
1376
Ahok
Copyrigth©Liputan6

Berita Terkini: Begini Cerita Ahok yang Pernah Mau Dipindah Dari Komisi II DPR!

Indowarta.com – Basuki Tjahaja Purnama atau lebih dikenal dengan Ahok, Gubernur non – aktif DKI Jakarta yang pernah menjadi anggota Komisi II DPR RI, mengaku dirinya pernah diminta untuk pindah dari Komisi II tersebut.

Ahok mengaku jika permintaan untuk pindah tersebut bukan karena dia sering menyuarakan terkait proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik atau e – ktp yang saat ini menjadi masalah hukum karena diduga ada tindak pidana korupsi.

Ia juga menambahkan jika dirinya berkali – kali menjadi yang paling serius mempersoalkan beberapa hal termasuk menolak pengadaan e – KTP ketika dirinya masih berada di Komisi II DPR.

WAJIB BACA :  Ahok Tetap Ditahan Di Mako Brimob Karena . .

“Ya dulu saya ditawarin, saya mau di komisi mana, ya sama saja. Tapi ini mungkin gara-gara Undang-undang Pilkada,” ungkap Basuki Tjahaja purnama ketika di wawancarai dikawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (8/3) malam.

Ketika ditanyakan lebih lanjut terkait siapa pihak yang memintanya untuk pindah dari Komisi II DPR, Ahok pun enggan untuk menjawab. Ia malah mengalihkan perhatian dengan menjawab pertanyaan yang lain.

Namun pada Tahun 2015 yang lalu, Gubernur non – aktif tersebut pernah mengungkapkan soal tekanan yang disebutkan oleh rekan sesame fraksi di DPR agar dirinya pindah dari Komisi II. Ketika Ahok menjadi pembicara dalam seminar untuk Polri, di Balai Kota pada 11 Juni 2015, dia juga turut menceritakan adanya usaha pembungkaman terhadap dirinya.

WAJIB BACA :  Ahok Tetap Ditahan Di Mako Brimob Karena . .
nurul arifin
Copyright©Nasional Kompas

“Saya masih ingat Nurul Arifin ngomong begini ke saya, ‘Hok, fraksi ini ngomong ke gue nih, lu mau dipindahin dari Komisi II. Karena kasus e-KTP, lu itu terlalu galak dan ribut-ribut melulu, mana lu mau bikin pembuktian terbalik, UU Pemilukada, macem-macem, jadi lu mau dipindahin‘,” ucapnya menirukan kata – kata Nurul Arifin kepadanya.

Ahok pun menanyakan kepada Nurul, kemanakah dirinya andahkan. Nurul pun mengatakan jika Ahok akan dipindahkan ke Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama. Namun Ahok mengatakan kepada Nurul untuk mengatakan kepada petinggi – petinggi di DPR di Komisi VIII bahwa dirinya akan membuka seluruh mark up dana untuk haji.

Nurul yang mendapatkan pesan tersebut segera melapor ke Fraksi Golkar, dan selang beberapa hari Nurul kembali memberitahukan kepada Ahok untuk bergabung ke komisi manapun yang dia mau. Asalkan tidak berada di Komisi II DPR RI karena Nurul mengatakan jika keberadaan dari Ahok akan sangat merepotkan.

WAJIB BACA :  Ahok Tetap Ditahan Di Mako Brimob Karena . .

Ahok pun membenarkan hal tersebut, ia pun mengatakan keberadaannya di komisi manapun akan membuat anggotanya kerepotan. Menurut salah satu calon Gubernur DKI tersebut, pernyataanya membuat Nurul tidak dapat berkata – kata.

Pada akhirnya beberapa minggu kemudian, Nurul kembali mendatangi Ahok menyatakan dirinya serta para pimpinan fraksi menyerah dengan argumentasi Ahok.

BACA JUGA BERITA TERKINI: KEYAKINAN FADLI ZON ATAS KEMENANGAN ANIES BASWEDAN USAI UNGGULI AHOK DI BERBAGAI SURVEY!

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY