Kena Tekanan Bertubi-tubi, Harga Emas Makin Melemah!

0
366
Emas-turun2
Copyright©Rayapos

Kena Tekanan Bertubi-tubi, Harga Emas Makin Melemah!

Indowarta.com – Harga emas sejak Rabu (8/3) kemarin melanjutkan penurunan bertahap selama kurun waktu tujuh hari perdagangan sejak awal Februari lalu, seusai data menampakkan lonjakan penciptaan lapangan kerja di sector swasta di Amerika Serikat bulan lalu.

Lapangan kerja tersebut mendorong ekspektas dari Federal Reserve guna menaikkan suku bunga minggu depan. Paparan data terbaru menyatakan jika AS telah menambah sebanyak 298.000 lapangan kerja pada sector swasta sejak bulan lalu, yang terbesar sejak April 2014.

Analisis menggunakan data tersebut sebagai panduan laporan pekerjaan bulanan untuk Departemen Tenaga Kerja AS, yang rencananya akan dirilis Jumat ini. Meski begitu Bill Barurch selaku Kepala Strategi Pasar di iiTRADER yang mengatakan jika data tersebut adalah laporan panas, ia juga mengatakan jika tenaga kerja nanti akan beraneka ragam denagn data produksi.

emas
Copyright©okezone

Barurch mengatakan jika masih ada pertemuan Bank Sentral Eropa pada Kamis (9/3) dan data tenaga kerja yang akan dirilis pada Jumat. Pada titik tersebut harga emas bisa saja naik jika data tersebut meleset. Namun ia juga menghimbau kepada para pembeli untuk tetap berhati – hati hingga pertemuan Fed pekan depan usai.

Ekspekstasi Fed telah memberikan kekuatan pada indeks dollar AS 0,02 persen, yang membantu melemahkan harga emas. Dollar AS yang kuat, dapat membebani harga emas karena menjadi lebih mahal bagi yang memiliki mata uang lain.

Sedangkan, seorang analis senior yaitu Jim Wyckoff menyebutkan jika kerugian yang disebabkan oleh harga minyak juga memberikan kontribusi terkait turunnya harga emas.

Karena mengingat jika harga minyak menah dapat dikatakan sebagai pemimpin dari sector komoditas mentah, membuat penurunan harga minyak itu berdampak negatif pada bagi komoditas mentah, tak terkecuali logam mulia.

Dalam perdagangan logam yang lain, platinum pengiriman pada April, PLJ7 turun  11,7 dollar AS (1,2 persen) ke level 949,5 dollar AS per ouncenya. Sementara itu palladium pengiriman pada bulan Juni PAM7 turun 4,6 dollar AS (0,6 persen) ke level  770,4 dollar AS per ouncenya.

Dan untuk tembaga pengiriman pada Mei HGK7 juga turut turun 1,8 sen (0,7 persen) ke level 2.601 per pound.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY