Miris. .Dukung Ahok, Jenazah nenek 78 Tahun Ini Tak Boleh Dishalatkan di Mushola!

0
7064
Relawan Agus Sylvi
Copyrigth©sebarr

Miris. .Dukung Ahok, Jenazah nenek 78 Tahun Ini Tak Boleh Dishalatkan di Mushola!

Indowarta.com – Setelah mengidap sakit yang cukup lama, seorang nenek yang bernama Hindun binti Raisman menghembuskan nafasnya di usia 78 tahun pada Selasa (7/3) lalu.

Namun yang menjadi hal miris disini, nenek yang tinggal di kawasan Jl. Karet Karya 2, RT 009 RW 02, Karet Setiabudi, Jakarta Selatan tersebut tidak bisa melakukan prosesi dishalatkan di mushola yang berada di sekitar tempat tinggalnya.

Padahal jarak antara rumah dan mushola tersebut jaraknya dapat ditempuh dengan cepat karena hanya beberapa meter saja. Hal ini disebabkan hanya karena almarhumah mendukung dan mencoblos pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat pada pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta 15 Februari lalu.

WAJIB BACA :  Bahkan, Teman Ahok Pernah Dibikin Sedih Oleh Ahok Lho!

Hal tersebut juga diungkapkan oleh sang putri kepada sebuah media jika sang ibu memang sangat terbuka jika dirinya mendukung pasangan Ahok dan Djarot.

“Ibu saya kan sakit ya. Dia memang terbuka waktu mencoblos nomor 2 kemarin,” ucap anak dari nenek Hindun yang bernama Neneng.

Neneng pun menceritakan, hal ini berawal dari ibunya yang tidak diizinkan untuk dishalatkan di mushola setelah berbicara dengan salah satu pemuka agama daerah setempat.

masjid ahok
bintang

“Saya ngomong sama ustadz di sini, minta untuk dishalatin di musholla karena dekat dari rumah. Pak ustadz-nya ngomong gini. ‘Enggak usah mending di rumah aja percuma enggak ada orang’. Kata dia gitu,” ungkap Neneng.

WAJIB BACA :  Bahkan, Teman Ahok Pernah Dibikin Sedih Oleh Ahok Lho!

“Keponakan saya ngadu ke saya. Mereka habis ngomongin Ahok itu. Ibu saya kan jelas-jelas nyoblos itu nomor 2. Nah di sini anti itu (Ahok),”  tambahnya

Walaupun akhirnya almarhumah nenek Hindun dishalatkan dirumah, tetangga juga terlihat tidak banyak yang turut melaksanakan sholat jenazah tersebut, dan sekali lagi alasan dari para warga adalah karena almarhumah mendukung dan memilih Ahok. Dan berakhir hanya anak beserta cucu – cucunya yang menyolatkan sang nenek.

Keluarga nenek Hindun pun merasa kecewa karena merasa diperlakukan secara tidak adil, karena menghubungkan hal semacam dukungan terhadap salah satu calon Gubernur Ahok dengan kematian dari pendukungnya itu.

BACA JUGA Lucunya Warga yang Pakai Kaos Bergambar Ahok Bersalaman dengan Raja Salman!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY