Berita Terkini: Teroris Filipina Abu Sayyaf Menyandera 10 Awak Kapal Brahma Minta Tebusan 15 Miliar Rupiah!!

0
2632
abu sayyaf

Berita Terkini: Teroris Filipina Abu Sayyaf Menyandera 10 Awak Kapal Brahma Minta Tebusan 15 Miliar Rupiah!!

indowarta.comAbu Sayyaf telah menyandera 10 awak kapal Indonesia. Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso menjelaskan , pihaknya telah berkomunkasi secara intens dengan otoritas pihak Fillipina. Komunikasi tersebut terkait dengan pembajakan sebuah kapal pandu penarik ponton bermuatan batubara dari Indonesia di sekitara perairan Filipina.

Terdapat 10 awak kapal pandu Brahma 12 beserta muatan batura disandera oleh kelompok teroris yaitu Abu Sayyaf sejak hari Sabtu 26 Maret 2016. Batubara tersebut milik tambang dari Banjamasin, Kalimantan Selatan .Kapal pandu itu sekarang dalam keadaan kosong. Kapal pandu itu kini ditinggalkan begitu saja di pantai kepulauan Sulu, Filipina.

Kelompok teroris itu meminta tebusan sebesar 50 Juat peso (kurang lebih 14,3 Milliar) untuk membebaskan para sandera. Pihak Indonesia kini masih berkoordinasi dengan pihak Filipina untuk tindakan selanjutnya.

abu sayyaf

Pihak Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi pun juga sudah mendapatkan informasi ini. Tanpa berkomentar Retno menyebutkan kalau Kemenlu telah mendalami perkara tersebut.  Sementara itu kepala staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut mengaku bahwa saat ini sudah ada patrol unsur keamanan di laut sekitar ambalat.

Militer Filipina sudah memasukan kelommpok Abu Sayyaf sebagai teroris lokal yang kerap mencuri dan menyanderanya. Kelompok ini juga terkait dengan Negara Islam di Irak dan Suriah (NISI).

Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Ketut Yoga mengaku mendapat informasi tersebut dari pihak Fiipina. Pihak Filipina kini tengah berusaha menelusuri keberadaan 10 orang WNI. Yoga juga berkoordinasi dengan pihak Kementrian Luar Negeri. Setelah kita tahu baru kita ambil langkah yang harus dilakukan.

Sementara saat ini masih belum ada pihak yang mengetahu dimana 10 WNI tersebut. Pada September 2015 lalu kelompok ini juga menculik warga Kanada, Norwegia dan Filipina dari sebuah resor pantai kelas atas di Fiipina Selatan. Pada saat itu mereka meminta tebusan sebesar 21 Juta dollar AS untuk setiap warga Negara yang disandera.

baca juga :

Berita Terkini: Hebohh..Video Isis Teror Pendiri Fb Dan Twitter Atas Penghapusan Akun Pendukung Terorisme!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here