Berita Terkini: FPI Komentari Penelantaran Jenazah Nenek Hindun ‘Pendukung Ahok’!

0
1427
nenek Hindun
Copyright©Twitter

Berita Terkini: FPI Komentari Penelantaran Jenazah Nenek Hindun ‘Pendukung Ahok’!

Indowarta.com – Pihak Front Pembela Islam (FPI) turut angkat bicara dengan kabar jenazah dari nenek Hindun yang diduga ditelantarkan oleh warga di pemukimannya.

Slamet Maaruf selaku juru bicara dari FPI mengatakan tentang kewajiban sebagai seorang muslim dalam mengurus jenazah yang juga adalah seorang muslim.

“Ada kewajiban sesama Muslim untuk mengurus jenazah sesamanya, dari mulai mengkafani, memandikan, mensalatkan. Kalau satu kampung tidak mengurusi jenazah sesama Muslim, maka satu kampung berdosa semua,” jelasnya.

Slamet mengatakan dalam kewajiban seorang muslim untuk menshalatkan jenazah hukumnya adalah Fardu Kifayah. Pihak dari FPI juga tengah mencari tahu mengenai kabar yang berkaitan dengan nenek Hindun yang dikabarkan terlantar ketika ia hendak dishalatkan karena memiliki pandangan politik tertentu dan terbuka ketika Pilkada DKI putaran pertama lalu.

“Kalau dia Muslim, apapun pandangan politik dia itu tidak ada urusan, sesama Muslim wajib mengurusnya,” ucap juru bicara dari FPI tersebut.

Beberapa waktu lalu tersiar sebuah berita tentang kematian dari seorang nenek yang tidak diizinkan oleh para warga untuk dishalatkan di mushola. Hal ini dikarenakan nenek yang diketahui sudah tidak dapat berjalan sejak lama tersebut memilih Ahok – Djarot dalam pemilu.

Neneng sang anak pun mengungkapkan jika setelah ibunya itu mencoblos Ahok – Djarot keluarganya mulai menjadi pergunjingan.

neneng dan nenek hindun
Copyright©Twitter

“Kami ini semua janda, empat bersaudara perempuan semua, masing-masing suami kami meninggal dunia, kini ditambah omongan orang yang kayak gitu, kami bener-bener dizalimi, apalagi ngurus pemakaman orangtua kami aja susah,” ucap Neneng di rumahnya yang berada di Jalan Karet Raya II, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat (10/3).

Namun dari pihak warga yang diwakilkan oleh Ustadx Syafi’i memberikan keterangan lain terkait ditolaknya jenazah disholatkan dimushola. Ia mengatakan jika nenek Hindun di sholatkan di rumah karena tidak ada laki – laki yang mengangkat jenazah ke mushola. Terlebih lagi penggali kubur sudah menelepon dan terburu – buru mengatakan agar jenazah segera di antarkan ke makam.

Sang ustadz mengatakan ia menolak untuk menyolatkan di mushola karena ketika itu ia juga tengah diburu waktu. Lalu mobil yang akan membawa jenazah ke mushola terjebak macet, sehingga tidak ada warga yang membawa jenazah nenek Hindun.

BACA JUGA Berita Terkini: Nenek Hindun Tak Dishalatkan Di Musholla Lantaran Hujan, Keluarga Membantah!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY