Malang Bukan Kepalang, Driver GoJek Ini Harus Kehilangan Motor Usai Dihipnotis!

0
1257
GoJek
Copyrigth©Liputan6

Malang Bukan Kepalang, Driver GoJek Ini Harus Kehilangan Motor Usai Dihipnotis!

Indowarta.com – Salah seorang driver ojek online GoJek, bernama Eko Wahyudi ditemukan dengan keadannya yang seperti orang bingung. Eko yang juga salah satu warga Tanah Baru, Depok tersebut terlihat oleh seorang rekannya yang juga bekerja ditempat yang sama yaitu ojek online di depan restoran McDonal’s, kawasan Buaran, Jakarta Timur.

“Korban (Eko) dapat order dari McDonald’s Buaran menuju Cipinang Elok 2. Tapi enggak tahu kenapa tiba-tiba dia keliatan linglung pas kami bawa ke posko Grab Cipinang Elok,” ucap Adit, salah seorang pengemudi Grab ketika ia dihubungi oleh media pada Minggu (12/3).

Peristiwa yang menimpa Eko Wahyudi tersebut terjadi pada Minggu (12/3) siang. Informasi tentang pengemudi ojek online GoJek Eko Wahyudi itu pun dengan cepat menyebar ke grup percakapan WhatsApp yang dikhusukan untuk para pengemudi ojek online.

Akibat dari kejadian tersebut, Eko pun kehilangan sepeda motor merk Honda Beat dengan nomor polisi B – 3473 – EJE, juga telepon seluler yang ikut raip dari tangan Eko.

Gojek
Copyrigth©media.zenfs

Hal ini tentu membuat asumsi yang beragam dari para pengemudi  GoJek yang lain. Dengan ditemukannya Eko Wahyudi dalam keadaan seperti bingung tersebut dan juga hilangnya motor dan juga ponsel dapat dengan jelas disimpulkan jika dirinya telah menjadi korban hipnosis.

Hal ini juga diungkapkan Adit yang juga memperkirakan jika rekan sesama pengemudi ojek onlinenya itu telah terkena hipnosis.

“Sepertinya dia menjadi korban hipnosis,” ucap Adit.

Hal ini tentu menjadi himbauan kepada seluruh pengemudi ojek online dan juga bagi masyarakat untuk selalu berhati – hati karena saat ini kejahatan dapat dilakukan dengan berbagai cara dan juga sangat mudah bagi para pelakunya memperdaya sang korban.

Apalagi hipnosis seperti yang dilakukan terhadap Eko Wahyudi pengemudi GoJek yang kini tidak hanya dapat dilakukan dengan sentuhan langsung atau tatapan mata saja, melainkan dapar melalui media lain salah satunya juga telfon.

Masyarakat diminta tetap waspada terhadap orang asing yang mencurigakan dan tidak dikenal, karena bisa saja ada maksud tertentu yang dapat mengancam keselamatan.

BACA JUGA Berita Terkini: Kasatlantas Polrestabes Medan Berikan Arahan Khusus Untuk Driver GoJek!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here