Berita Terkini: Bukan Anies Sandi, Mengapa Kader Demokrat Berpindah Dukungan Ke Ahok dan Djarot!

0
2006
Demokrat
Copyright©VIVA

Berita Terkini: Bukan Anies Sandi, Mengapa Kader Demokrat Berpindah Dukungan Ke Ahok dan Djarot!

Indowarta.com – Ajeng Ratna Suminar yang juga Sekretaris Dewan Pembina DPP Partai Demokrat mengungkapkan alasannya mendukung pasangan calon gubernur – wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut dua yakni Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat untuk putaran kedua Pilkada DKI 2017 nanti.

Pada putaran pertama Pilkada DKI lalu, Ajeng mendukung pasangan yang diusung oleh Partai Demokrat yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.

Ajeng mengatakan jika program yang diajukan oleh Ahok jika dirinya menjadi seorang Gubenur sudah jelas.

“Jadi program sudah jelas, sudah teruji, kenapa harus pilih yang lain? Mulai dari Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS),” ucap Ajeng setelah deklarasi dukungan sejumlah kader dari Partai yang diketuai SBY tersebut dan juga gerakan relawan Agus – Sylvi kepada Ahok – Djarot yang digelar di Jalan Talang Nomor 3, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (13/3) kemarin.

Ajeng Ratna S.
Copyright©BaBe

Menurutnya Jakarta juga lebih bersih ketika berada di bawah pimpinan Ahok – Djarot dengan adanya Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU dan juga pekerja harian lepas (PHL) dari Dinas Kebersihan DKI.

Ia memuji Pemprov DKI Jakarta yang dapat menertibkan kawasan prostitusi di Kalijodo menjadi sebuah ruang publik yang terpadu ramah anak (RPTRA) serta membuat ruang terbuka hijau (RTH).

Ajeng juga menambahkan jika pihak DPP Partai Demokrat telah membebaskan untuk memilih calon gubernur dan wakil gubernur pada putaran kedua Pilkada DKI 2017.

Hendra Surachmat selaku Ketua Gerasi menjelaskan bahwa Ahok adalah sosok pemimpin yang tegas dan juga konsisten dalam memberantas korupsi. Ia menjelaskan jika Gerasi terdiri dari puluhan organisasi masyarakat dan juga lembaga swadaya masyarakat. Ia mengklaim anggota Gerasi mencapai puluhan ribu orang.

Ia juga menambahkan jika pasangan nomor urut dua Ahok – Djarot telah memberikan bukti selama ini.

“DKI Jakarta harus dipimpin oleh gubernur seperti Pak Ahok dan wagub seperti Pak Djarot. Kalau (pasangan calon gubernur-wakil gubernur) yang lain-lain masih janji-janji, beliau sudah jelas memberikan bukti selama ini,” ucap Hendra.

Demokrat sendiri juga mengusung pasangan Agus – Sylvi sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada putaran pertama namun mereka hanya mampu meraih 17,05 % suara. Pada putaran pertama itu mereka didukung oleh beberapa partai politik yaitu diantaranya Demokrat, Kebangkitan Bangsa, PPP, serta Partai Amanat Nasional (PAN).

BACA JUGA Berita Terkini: Satu Demi Satu, Pentolan Partai Demokrat Merapat Ke Ahok!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here