Berita Terkini: 21 Maret Nanti, Indonesia Akan Mengalami Fenomena Equinox, Apa Itu?

    0
    1284
    Equinox
    Copyright©MixBerita

    21 Maret Nanti, Indonesia Akan Mengalami Fenomena Equinox, Apa Itu?

    Indowarta.com – Pada 21 Maret dan 23 September 2017 nanti Indonesia akan mengalami fenomena Equinox. Beberpaka kabar menyebutkan jika fenomena tersebut akan menyebabkan terjadinya peningkatan suhu menjadi 40 derajat celcius.

    Bagaimana penjelasan dari badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisiska (BMKG)?

    Menurut penjelasan yang diberikan oleh Kepala Humas BMKG Hary Djatmiko, Equinox merupakan salah satu fenomena astronomi di mana Matahari akan melintasi garis khatulistiwa. Fenomena ini terjadi dua kali dalam setahun, yakni pada 21 Maret dan 23 September.

    Pada 21 Maret dan 23 September nanti, durasi siang dan malam di seluruh bagian bumi hampir relatif sama, termasuk wilayah yang berada di subtropics di bagian utara atau selatan.

    Equinox
    Copyright©mrseru

    “Saat fenomena ini berlangsung, di luar bagian bumi hampir relatif sama, termasuk wilayah yang berada di subtropis bagian utara maupun selatan, tutur Hary di Jakarta pada Rabu, 15 Maret 2017 kemarin.

    Memang saat terjadi fenomena Equinox terjadi akan ada peningkatan suhu udara. Akan tetapi tidak mencapai 40 derajat celcius seperti kabar yang beredar. Hary juga menegaskan fenomena tersebut tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu secara drastic. Dimana rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia mencapai 32-36 derajat celcius.

    Equinox sendiri bukan merupakan fenomena seperti HeatWave yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah yang dapat meningkatkan suhu udara secara besar dan bertahan lama. maka dari itu pihak BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak merasa khawatir terkait dampak fenomena tersebut.

    “Masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari Equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang,” tegas Hary.

    Equinox merupakan fenomena astronomi, secara letak matahari akan melewati garis khatulistiwa berada tepat pada lintang 0 derajat. Fenomena itu terjadi secara periodik berlangsung sebanyak dua kali dalam setahun.

    Tepatnya jatuh pada 21 Maret dan 23 September. Saat terjadi fenomena ini durasi siang dan malam di bagian bumi hampir relative sama, termasuk juga wilayah yang berada di subtropics di bagian utara maupun selatan.

    Rata-rata suhu maksimal di Indonesia berkisar 32-36 derajat celcius saat fenomena itu terjadi. Dan saat Equinox berlangsung masih memungkinkan terjadi hujan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait dengan dampak fenomena ini setiap tahunnya.

    Apabila memang sedikit mengalami perubahan cuaca yang semakin panas, maka jaga kesehatan tubuh Anda dan perbanyaklah untuk minum air putih.

    Baca Juga Berita Terkini: Muncul Fenomena Alam, Indonesia Bakalan Diguyur Hujan lebat 7 Maret Besok?

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY