Berita Terkini: Kebijakan Jokowi Hanya Manjakan Orang Kota?

0
755
Faisal Bahri
Copyrigth©Lingkarannews

Kebijakan Jokowi Hanya Manjakan Orang Kota?

Indowarta.com – Kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai oleh ekonom Universitas Indonesia (UI) faisal Basri hanya memanjakan masyarakat perkotaan. Pasalnya sejumlah proyek yang diusung oleh pemerintahan saat ini, mencerminkan keberpihakan Jokowi ke masyarakat perkotaan.

Diantaranya yakni proyek kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) yang rencananya akan dibangun guna menghubungkan antara Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi. Rupanya ini bukan kali pertama Faisal Bahri menyoroti proyek LRT.

Pekan lalu ia juga memperkirakan proyek yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 23 triliun tersebut akan mangkrak lantaran keterbatasan anggaran dari pemerintah. Bahkan Faisal juga menyindir soal slogan dari pemerintahan Jokowi.

LRT
Copyrigth©infoserbaserbi

Slogan yang dimaksud adalah membangun Indonesia dari pinggiran lantaran proyek LRT Jabodetabek disebutnya bukan membangun daerah pinggiran “Tapi membangun dari pinggir jalan tol,” terang Faisal Bahri.

WAJIB BACA :  Jokowi Harus Berhati Hati dengan Panglima TNI?

Seperti yang telah diketahui, LRT memang dibangun di pinggiran jalan tol yakni tol Jakarta-Cikampek dan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi. Dan kini tiang-tiang proyeknya telah dibanyn oleh PT Adhi Karya (persero) Tbk.

Tidak hanya LRT, namun tol di jawa dinilai juga sebagai proyek pemerintahan Jokowi yang pro masyarakat perkotaan saja. Sedangkan angkotan laut yang merupakan transportasi andalam masyarakat wilayah Indonesia timur justru tidak dikembangkan dengan serius oleh pemerintah.

Disisi lain, saat ini nasib masyarakat pedesaan yang notabene sebagai petani sedang susah-susahnya. Paslnya menurut BPS nilai tukar petani  (NTP) terus mengalami penurunan. Sehingga hal itu dapat menjadi bukti kesengsaraan nasib petani yang merupakan mayoritas dari 40 persen masyarakat bawah.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Jokowi Resmikan Tol Bawen-Salatiga!

Namun dalam sekor pertanian saat ini dinilai belum mamou mendorong kesejahteraan petani. Padahal Menteri keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa setiap openduduk berhak menikmati manfaat dari pertumbuhan ekonomi.

Ia tidak inginjika pertumbuhan ekonomi tersebut hanya dapat dinikmati segelintir orang. sepanjang tahun 2016 saja, ekonomi di Indonesia mampu tumbuh 5,02 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2015.

Pengentasan kemiskinan akan tetap menjadi fokus pemerintah tahun 2017 ini. itu dirasa penting agar kesatuan sosial tetap terjaga dan pentumbuhan jangka menengah panjang semakin berkualitas.

Baca Juga Berita Terkini: Jokowi ke Ponpes Al-Hikam Jenguk Hasyim Muzadi Saat Mendarat di Malang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here