Ketua KPK Sebut Ada Kasus Korupsi yang Lebih Besar dari E KTP, Hambalang?

    0
    666
    KPK
    Copyright©harianbernas

    Ketua KPK Sebut Ada Kasus Korupsi yang Lebih Besar dari E KTP, Hambalang?

    Indowarta.com– Agus Rahardjo yang merupakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK ini telah meminta dukungan kepada masyarakat terkait dengan pengusutan kasus korupsi. Tidak ketinggalan juga tentang kasus megakorupsi proyek pengadaan E KTP yang telah merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun. Sejauh ini kasus megaorupsi ini disebut merupakan korupsi terbesar.

    Agus pun telah memberikan isyarat bahwa adanya kasus korupsi yang akan dibongkar oleh KPK yang lebih besar lagi yang akan dibongkar oleh KPK. Oleh sebab itu dirinya meminta dukungan kepada masyarakat.

    Agus saat menjadi keynote speaker dalam diskusi di Auditorium Perbanas Institute, Kuningan, Jakarta Selatan pada hari Rabu 15 Maret 2017 mengatakan “Rp 2,3 triliun hanya salah satu kasus, yang lebih besar juga ada. Kami mohon dukungannya agar lancar”.

    Agus menjelaskan bahwa kasus yang lebih besar dari E KTP ini dilihat dari kerugian yang diperkirakan ditanggung oleh negara. Namun jumlah pelaku sendiri tidak akan sebesar kasus megakorupsi E KTP. Agus pada saat meninggalkan lokasi diskusi ini mengatakan bahwa uangnya besar, ada yang kerugiannya lebih besar lagi namun pelakunya tidak akan sebesar kasus megakorupsi E KTP.

    kasus E KTP
    Copyright©Aktual

    Namun Agus sendiri masih enggan untuk mengungkap kasus ini yang lebih besar dari kasus korupsi E KTP. Alasan dari Agus yang masih enggan untuk membeberkan kasus ini adalah karena dirinya tidak ingin dianggap membuat kegaduhan baru dan juga dinilai bermuatan politik. Agus mengatakan “Enggak boleh melempar isu nanti dikira saya berpolitik”.

    Lembaga antirasuah ini memiliki komitmen untuk tetap menuntaskan semua kasus koprupsi yang terjadi. Agus yakin bahwa atas restu dari Tuhan dirinya merasa sangat yakin bahwa akan bisa menyelesaikan kasus korupsi. Agus mengatakan “Ya saya dan para pimpinan ingin ini tuntas walaupun ini bukan pekerjaan yang lari jarak pendek, tapi ini maraton. Insya Allah, Tuhan beri izin untuk membongkar kasus ini tepat seperti yang diharapkan”.

    baca juga :

    Berita Terkini: Mengaku Tak Ingin Kalah Lagi, PKB Akan Dukung Ahok dan Dhjarot di Putaran 2 Pilkada DKI?

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY