Berita Terkini: Begini Awal Mula Kejadian Bentrokan GoJek dan Sopir Taksi di Solo!

0
943
sopir taksi
Copyright©Twitter

Berita Terkini: Begini Awal Mula Kejadian Bentrokan GoJek dan Sopir Taksi di Solo!

Indowarta.com – Bentrok kembali terjadi kini kembali terjadi yakni antara pengemudi ojek online GoJek dengan ojek pangkalan dan juga sopir taksi di Solo, kericuhan tersebut terjadi pada Rabu (15/3). Pada awalnya bentrok terjadi di sekitar Stasiun Purwosari Solo kemudian kembali berlanjut di depan kantor Balai Kota Surakarta.

AKP Suyono, Kanit Dalmas Sabhara Polresta Surakarta menuturkan jika bentrokan tersebut diawali dari sopir takssi yang merasa di diskriminasi. Karena taksi yang parker di citywalk digembok oleh Dishub, sedangkan pengemudi online tidak.

Suyono mengatakan menurutnya sopir taksi tersebut kemudian melarang pengemudi online GoJek untuk berada di kawasan Stasiun Purwoasri. Larangan itu juga diikuti dengan aksi pengusiran.

Nanang salah seorang pengemudi ojek online GoJek mengatakan jika dirinya diusir oleh supir taksi ketika berada di kawasan stasiun. Ia mengatakan jika ketika itu ada lima orang pengemudi ojek online yang tengah makan di kawasan Purwoasri. Namun tiba – tiba ada seseorang yang membawa pemukul, mereka  pun lari namun ada motor yang sempat tertinggal dan alhasil dirusak.

Karena aksi pengusira itu, puluhan pengemudi ojek online berkumpul di sebelah timur Stasiun Purwoasri. Ternyata di waktu yang sama, para sopir taksi juga mulai begerak dari arah stasiun menuju Balai Kota Surakarta guna melakukan demo.

Ketika supir taksi tengah lewat di depan sopir GoJek yang saat itu berkumpul, ada yang melakukan pelemparan batu. Lemparan tersebut diperkirakan dilakukan oleh pengemudi GoJek. Akibat kejadian tersebut satu mobil taksi rusak ringan.

GoJek Solo
Copyright©Twitter

Karena khawatir akan terjadi kericuhan, aparat kepolisian pun membubarkan kedua kubu supir tersebut. Sedangkan beberapa perwakilan dari keduanya diminta untuk ikut ke Malpolresta Surakarta.

Kemudian di Balai Kota, para supir taksi, becak dan juga ojek pangkalan menggelar unjuk rasa untuk menolak beroperasinya GoJek. Di waktu yang sama para pengemudi ojek online tengah berkendara dengan bergerombol di depan Balai Kota.

Sehingga para pengunjuk rasa berlari untuk menghentikan para pengendara ojek online. Mereka pun saling bentrok hingga beberapa saat. Petugas kepolisian dan juga Satpol PP serta petugas satpam melerai mereka.

Pihak GoJek diminta untuk menjauh dari lokasi sementara para pengunjung rasa diminta untuk masuk ke Balai Kota, gerbang pun di tutup akibat bentrokan tersebut.

BACA JUGA Malang Bukan Kepalang, Driver GoJek Ini Harus Kehilangan Motor Usai Dihipnotis!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY