Berita Terkini: Elia Massa Manik Akhirnya Ditetapkan Sebagai Dirut Pertamina!

0
533
pt pertamina
Copyrigth©beritatrans

Berita Terkini: Elia Massa Manik Akhirnya Ditetapkan Sebagai Dirut Pertamina!

Indowarta.com – Setelah sejumlah nama sempat dikabarkan akan menjadi calon Direktur Utama PT Pertamina (persero, akhirnya kini nama Elia Massa Manik terpilih untuk menduduki jabatan tersebut. Elia sendiri masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III.

Dari beberapa informasi yang didapat pada Rabu (15/3), Presiden RI Joko Widodo telah menyetujui nama Elia untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina.

Luhut Binsar Panjaitan selalu Menko Maritim dan Rini Soemarno selaku Menteri BUMN menghadap Presiden Joko Wiudodo dan mengusung nama Elia pada Selasa (14/3). Setelah dilakukan sesi tanya jawab dengan Rini dan Luhut terkait sosok Elia, Jokowi pun setuju.

Elia Massa Manik akan dikukuhkan secara resmi menjadi Direktur Pertamina seusai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Kamis (16/3) kemarin. Lalu siapakah Elia, dan bagaimana sosoknya?

elia masa manik
Copyrigth©Okezone Ekonomi

Ia dipercaya untuk menjadi pimpinan bagi perusahaan perkebunan BUMN, PT Perkebunan Nusantara III (persero) sejak tahun 2016, pada saat itu pemegang BUMN perkebunan tersebut tengah menghadapi krisis keuangan dikarenakan hutang yang cukup banyak. Pemimpin BUMN perkebunan tersebut diketahui memiliki hutang sebesar Rp 33,24 triliun pada semester I – 2016.

Hutang tersebut adalah konsolidasi dari 13 PTPN yang berada di bawah PTPN III. Hutang itu harus segara diselesaikan, karena untuk kedepannya dapat menggangu kinerja dari perseroan. Selain mencatat hutang, PTPN III yang menjadi holding mencatat kerugian Rp 823,43 miliar pada semester I – 2016. Kerugian tersebut pun membesar dari tahun 2015 yang mencapai angka Rp 613,27 miliar. Sementara pendapatan di semester I – 2016 sebesar Rp 13,36.

Pemegang BUMN di sektor perkebunan dibentuk sejak bulan Agustus 2014. Ketika itu, Presiden SBY mencanangkan Peraturan Pemerintah pembentukan holding BUMN perkebunan, terdapat 14 BUMN kebun yaitu PTPN I hingga PTPN XIV.

PTPN III diberikan kepercayaan sebagai induk holding. Dengan pembentukan tersebut diharapkan dapat memperbaik kinerja dari perseroan ke depannya. Mengelola 14 perusahaan perkebunan milik negara dengan jumlah karyawan yang mencapai ratusan ribu, tidaklah pekerjaan yang mudah.

Ellia Massa Manik diberi amanah untuk dapat memperbaiki kembali laporan keuangan perseroan. Setelah menaganalisis kinerja PTPN I hingga PTPN XIV, yang menjalankan restrukturirasi guna memperbaiki kinerja.

Bertujuan untuk menghasilkan efesiensi dan efektivitas dalam segala aspek, restrukturisasi dijalankan dalam segala bidang tidak hanya keuangan saja. Sebab, pihak holding membayar bunga hingga RP 12,5 miliar per hari.

Elia Massa Manik menangani jumlah direksi PTPN dipotong maksimal tiga direksi, satu PTPN sebelumnya dapat memiliki empat hingga lima direktur. Beragam cara dilakukan Elia untuk memperbaiki perusahaan diantaranya adalah memotong biaya produksi dan menggenjot produktivitas serta melakukan efisiensi jumlah direksi. Dimulai dari perubahan top management.

Elia juga melakukan perubahan terhadap industry agro dengan tiga langkah bersamaan yakni usaha hulu, medium serta hilir. Ia juga pernah menjadi pimpinan Elnusa dari bulan pertengahan 2011 sampai pertengahan 2014.

Ketika itu kondisi Elnusa juga sedang dalam krisis namun ia mampu membangkitkan kembali Elnusa dari kebangkrutan, bahkan hampir ditutup dalam waktu dekat hanya 2,5 tahun. Elia Massa Manik masuk ke Elnusa, setelah perusahaan dibobol oleh direktur keuangannya yang mempunyai banyak masalah.

BACA JUGA Berita Terkini: Menanti Dirut Baru Pertamina, Ini Bocoran Dari Rini Soemarno!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY